Berita Medan
Depresi Ditinggal Istrinya Meninggal Dunia Sejak 2 Tahun Lalu, LPN Ditemukan Tewas
Setibanya di rumah sakit Bhayangkara, etika menunggu kedatangan jenazah Abang kandungnya, hampir kurang lebih 45 menit.
Penulis: Haikal Faried Hermawan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Tangis duka, Etika Hotmina Nababan, Adik kandung korban mendapat kabar kepergian abang pertamanya dari media sosial.
Kabar duka tersebut, pertama kali diketahui oleh adik kandung nomor 4 yang berada di Bali saat menonton live Facebook adanya seorang pria berbadan tato gantung diri di Jalan AH Nasution, Kecamatan Medan Johor, tepatnya dibawah jembatan.
Kemudian langsung menghubungi Etika Hotmina Nababan yang tinggal di kawasan Jalan Pendidikan, Kelurahan indra kasih, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan.
Untuk memastikan identitas abang kandungnya berinisal LPN (38) yang telah meninggal dunia.
Etika langsung menghubungi nomor yang tertera di live Facebook warga, ia pun diarahkan untuk melihat ke rumah sakit Bhayangkara II Medan.
Setibanya di rumah sakit Bhayangkara, etika menunggu kedatangan jenazah Abang kandungnya, hampir kurang lebih 45 menit.
Namun ia belum melihat secara jelas wajah dari Abang kandung dan dilakukan otopsi.
Sementara itu, adik kandung korban ini terus-menerus memandang foto abang saat di evakuasi oleh pihak kepolisian.
Etika Hotmina Nababan, mengungkap bahwa semenjak ditinggal istrinya yang meninggal dunia sejak tahun 2024, membuat kondisi kesehatan LPN semakin drop dan depresi.
Tak hanya itu, Korban pun juga tidak memberikan satupun kabar kepada adik keduanya.
"Sejak meninggal sama istrinya, dua tahun yang lalu, dari situlah dia depresi dan enggak terurus, sementara anaknya diambil sama pihak mertuanya, Abang saya ini enggak pernah ngasih kabar sama kami," ucap Etika Hotmina Nababan, adik kedua korban saat ditemui Tribun Medan di rumah sakit Bhayangkara II Medan, Rabu (13/5/2026).
Lebih lanjut, etika mengatakan bahwa abang kandungnya ini hanya memberi kabar tiga bulan sekali pada saat meminjam uang.
"Paling kalau mau ngasih kabar pun itu mungkin tiga bulan sekali. Dan dia itu pinjam nomor handphone orang, mau minta duit aja, beli makan, itu aja," ungkapnya.
Saat komunikasi, etika sempat menanyakan tempat tinggal dan pekerjaan dari abangnya (korban), namun korban hanya mengatakan tinggal di rumah temannya dan bekerja mengutip barang bekas.
Semenjak ditinggal kematian istrinya, LPN tidak mau bertemu dengan adik kandungnya yang berada di kawasan Medan Tembung, akan tetapi abangnya
hanya berkomunikasi dari video call.
| Kuliah Umum di Pascasarjana UMSU, Dirressiber Polda Sumut Sampaikan Bahaya Kejahatan Siber |
|
|---|
| Kenalan Lewat Instagram, Gadis Broken Home Diduga Dijual ke Pria Hidung Belang |
|
|---|
| Medan Book Party, Bangun Ruang Literasi yang Santai dan Menyenangkan untuk Anak Muda |
|
|---|
| Anak 15 Tahun Dijual Rp 350 Ribu, Polrestabes Medan Tangkap Empat Orang Jaringan Prostitusi Online |
|
|---|
| Doyan Foya-foya Tapi Gak Mau Kerja, 2 Remaja Spesialis Curi Motor Trail Indekos di Medan Ditangkap |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Ilustrasi-Meninggal-Dunia-da.jpg)