Medan Terkini

Dua Pria yang Tertimbun Tanah di Medan Deli Ditemukan Tewas setelah 15 Jam Pencarian

Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan dua orang korban yang tertimbun reruntuhan tebing tanah di lahan PT Gunung Gahapi.

Tayang:
TRIBUN MEDAN/Haikal Faried Hermawan
TERTIMBUN TANAH - Tim SAR gabungan berhasil menemukan dua mayat korban yang tertimbun reruntuhan tanah longsor milik PT Gunung Gahapi di Jalan KL. Yos Sudarso, Kelurahan Kota Bangun, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan. Selasa (12/5/2026). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan dua orang korban yang tertimbun reruntuhan tebing tanah di lahan PT Gunung Gahapi dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (12/5/2026).

Proses pencarian yang melelahkan selama kurang lebih 15 jam tersebut membuahkan hasil setelah petugas menyisir area lokasi di Jalan KL Yos Sudarso, Kelurahan Kota Bangun, Kecamatan Medan Deli.

Kedua korban, Fauzi dan Rinaldi, sebelumnya dilaporkan tertimbun saat sedang mengorek tanah yang mengandung biji timah pada Senin (11/5/2026) sekitar pukul 23.30 WIB.

Nahas, saat aktivitas penggalian berlangsung, tebing tanah yang cukup tinggi di area tersebut tiba-tiba longsor dan langsung menimbun tubuh keduanya.

Komandan Regu (Danru) Basarnas Kota Medan, Frawiro Simanullang, menyatakan bahwa pihaknya menerima laporan kejadian dari warga sekitar pukul 09.00 WIB.

Upaya evakuasi melibatkan koordinasi lintas instansi antara TNI, Polri, Basarnas, serta petugas PU yang mengerahkan dua unit alat berat jenis ekskavator.

Penemuan ini mengakhiri masa penantian panjang pihak keluarga yang terus berada di lokasi kejadian sejak proses pencarian dimulai.

Terkendala Genangan Air, Tim SAR Gunakan Pompa Sebelum Evakuasi Jasad Korban

Selama proses evakuasi, tim gabungan sempat menghadapi kendala serius berupa genangan air yang menutupi titik reruntuhan tanah.

Kondisi tersebut memaksa petugas untuk melakukan pengurasan air menggunakan pompa terlebih dahulu agar proses pengerukan tanah oleh alat berat bisa lebih akurat.

Jasad Fauzi ditemukan pertama kali pada pukul 13.46 WIB di bawah reruntuhan tanah dalam kondisi mengenaskan tanpa mengenakan baju.

Tak berselang lama, tepatnya pukul 14.26 WIB, tim SAR kembali berhasil menemukan jasad Rinaldi di area yang berdekatan dengan lokasi penemuan pertama.

Kedua jenazah langsung dimasukkan ke dalam kantong mayat dan segera dibawa menuju rumah duka menggunakan mobil ambulans.

Warga sekitar tampak memadati lokasi kejadian untuk menyaksikan detik-detik pengangkatan jenazah kedua pria yang merupakan warga setempat tersebut.

"Setelah berhasil menemukan jenazah kedua korban ini, operasi Tim SAR akhirnya resmi ditutup," pungkas Frawiro Simanullang.

Pihak berwenang mengimbau agar lokasi tersebut dikosongkan guna menghindari adanya aktivitas ilegal serupa yang dapat membahayakan nyawa warga.

(cr9/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved