Medan Terkini
Gubsu Bobby Nasution Soroti Data Manifes Bus ALS, Dishub Sumut Perketat Aturan Naik Turun Penumpang
Kadishub Sumut merespon soal Gubernur Sumut Bobby Nasution yang menyinggung data manifest penumpang.
Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Kepala Dinas Perhubungan Sumut, Yuda Pratiwi Setiawan merespon soal Gubernur Sumut Bobby Nasution yang menyinggung data manifest penumpang dalam kecelakaan maut bus Antar Lintas Sumatera (ALS) di Muratara, Sumsel.
Menurut Yuda, atas kejadian itu, pihaknya akan melakukan sosialisasi dan imbauan ke seluruh penumpang untuk naik dan turun di pool resmi yang telah ditetapkan.
Dikatakannya, hal itu untuk menghindari kesalahan data atau memudahkan evakuasi saat terjadinya kecelakaan.
"Ya nanti kami koordinasi dengan pihak Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) terkait dengan bus bus yang akan berangkat untuk mengimbau seluruh masyarakat sumut naik turun di pool bus," jelasnya, kepada Tribun Medan, (8/5/2026).
Selain itu, pihaknya juga akan rutin melakukan pemeriksaan ramp check terhadap bus Antar Daerah Provinsial (ADP)
"Setiap bulannya ritim kita adakan remp check ini. Seperti daerah Tanjung Morawa, Siantar dan Sibolangit di tanggal 20-23 April kemarin," ucapnya.
Disinggung soal, Bus ALS yang kecelakaan itu berusia 24 tahun, Yuda memastikan hal itu masih sesuai aturan dengan catatan harus dilakukan perawatan rutin.
"Sesuai dengan peraturan perhubungan no 98 tahun 2013, batas kendaraan itu 25 tahun ya. Ini juga kita akan lakukan pemeriksaan usia seluruh bus yang ada di Sumut," jelasnya.
Diketahui, Gubsu Bobby juga sempat menemui keluarga korban di Pool Bus PT ALS di Medan. Selain itu, ia juga sempat mengobrol dengan pihak manajemen terkait kejadian kecelakaan tersebut.
Dalam kunjungan itu, Bobby menyinggung soal manifest penumpang yang membuat identiifikasi korban
"Makanya kami sampaikan contoh manifest dari Semrang hanya 5 penumpang, kru total ada 9 orang. tapi waktu kecelakaan total jadi 15. Makanya saat kejadian spt ini, bingung cari data keluarga yang bisa kita hubunging. hal ini pertama kali, kta minta tidak boleh terjadi," jelasnya
Selain itu, Bobby juga akan terus meminta OPD yang berkaitan untuk mengecek kendaraan dan supirnya.
"Cek kendaraan, cek supir. Bagaimana memastikan kelayakan bisnya kalau di pesawat itu ada tes narkoba dan lain-lain yang tidak mampu scara kesehatan dipaksakan," katanya.
Untuk kesalahan, sanksi dan hal lainnya, kata Bobby pihaknya menunggu dari pihak kepolisian.
"Yang pasti korban dan hal yang lain kita tunggu dari kepolisian," jelasnya.
Sebelumnya diberitakan, 16 orang dilaporkan tewas dalam kecelakaan antara Bus ALS dengan truk tangki BBM di di Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan. Dari 16 korban itu, 3 di antaranya adalah kru bus ALS.
"Informasi sementara 14 (penumpang ALS) meninggal, termasuk 3 kru (ALS), termasuk pengemudi," kata Humas PT ALS Alwi Matondang di Medan, Rabu (6/5).
Alwi mengatakan bus itu berangkat dari Semarang dengan tujuan Kota Medan. Berdasarkan informasi sementara yang diterimanya, ada sebanyak 18 orang di dalam bus. Dari total tersebut, 14 di antaranya meninggal dunia.
"Bus dari Semarang tujuan ke Medan. Kalau di bus itu biasanya ada naik turun penumpang, (informasinya) total ada 18 (orang) sama kru busnya," ujarnya.
Dia belum mengetahui pasti kronologi kecelakaan itu. Saat ini, ALS tengah berkoordinasi dengan pihak kepolisian.
(Cr5/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Disdukcapil Medan Aktifkan Layanan Rekam dan Cetak e-KTP di 7 Kecamatan |
|
|---|
| Tak Kapok 8 Kali Dipenjara, Pria Paruh Baya di Medan Kembali Ditangkap dengan 100 Gram Sabu |
|
|---|
| Migran Centre Hadir di Kampus, Calon PMI Dapat Pelatihan dan Layanan Terpadu |
|
|---|
| BKAD Sebut Ada 52 Aset Idle Sumut yang akan Disewakan secara Umum melalui Aplikasi |
|
|---|
| Curi Laptop Mahasiswa Untuk Beli Narkoba dan Judol, Pria di Medan Ditangkap |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Gubernur-Sumut-Bobby-Nasution-saat-menemui-keluarga-korban-11.jpg)