Kecelakaan Bus ALS di Muratara

5 Korban Kecelakaan Bus ALS di Sumsel Sudah Diidentifikasi, 3 Orang Berasal dari Medan

Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatra Selatan berhasil mengidentifikasi lima orang penumpang yang menjadi korban kecelakaan maut bus ALS.

Tayang: | Diperbarui:
TRIBUN MEDAN/Haikal Faried Hermawan
KORBAN LAKALANTAS - Suasana PO ALS di Jalan Sisingamangaraja, Medan Amplas, Kamis (7/5/2026). Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatra Selatan berhasil mengidentifikasi lima orang penumpang yang menjadi korban kecelakaan maut antara Bus Antar Lintas Sumatra (ALS) dengan truk tangki. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatra Selatan berhasil mengidentifikasi lima orang penumpang yang menjadi korban kecelakaan maut antara Bus Antar Lintas Sumatra (ALS) dengan truk tangki.

Peristiwa tragis tersebut terjadi di Jalan Sumatra, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatra Selatan, pada Rabu (6/5/2026).

Humas PT ALS, Alwi Matondang, membenarkan adanya kecelakaan hebat yang menewaskan penumpang, kru bus, hingga pengemudi truk tangki tersebut.

Meskipun identitas sebagian korban mulai terungkap, pihak manajemen ALS mengaku belum menerima laporan resmi dari kepolisian terkait kronologi lengkap kejadian.

"Kami menunggu dari pihak kepolisian untuk kronologis kejadiannya," ucap Alwi Matondang saat ditemui di PO ALS, Kamis (7/5/2026).

Berdasarkan data perusahaan, bus tersebut sedang dalam perjalanan dari Kota Semarang, Jawa Tengah, menuju Kota Medan, Sumatra Utara.

Saat kejadian, bus mengangkut total 18 orang yang terdiri dari 14 penumpang serta empat orang kru bus termasuk sopir.

Korban Asal Medan hingga Siborongborong, PT ALS Siapkan Santunan

Dari laporan terbaru yang diterima pihak ALS, sebanyak 11 penumpang dan 3 kru bus dinyatakan meninggal dunia, sementara 4 orang lainnya mengalami luka bakar.

Empat orang yang selamat, terdiri dari tiga penumpang dan satu kru, saat ini tengah menjalani perawatan akibat luka bakar yang diderita.

Terkait identifikasi lima penumpang yang sudah berhasil dilakukan polisi, tiga orang diketahui berasal dari Medan, satu dari Kisaran, dan satu dari Siborong-borong.

"Kemungkinan lima orang tersebut sudah meninggal dunia," tutur Alwi menjelaskan status para penumpang yang telah teridentifikasi tersebut.

Alwi menegaskan bahwa sebelum melakukan perjalanan, pihak manajemen selalu melakukan inspeksi teknis menyeluruh atau ramp check terhadap armada bus.

Hal ini mencakup pemeriksaan fisik kendaraan hingga kelengkapan dokumen administrasi guna memastikan keamanan operasional.

Sebagai bentuk tanggung jawab, PT ALS berkomitmen untuk memberikan bantuan dan santunan kepada keluarga para korban yang terdampak musibah ini.

Hingga saat ini, manajemen terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian di Sumatra Selatan untuk proses evakuasi dan pemulangan jenazah ke daerah asal.

(cr9/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved