Medan Terkini
Kompol Dedy Ajukan Banding, Tak Terima Dipecat dengan Tidak Hormat setelah Viral Dugaan Vape Narkoba
Polda Sumut mengatakan Kompol Dedy Kurniawan mengajukan banding usai diputuskan untuk diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH).
Penulis: Fredy Santoso | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Polda Sumut mengatakan Kompol Dedy Kurniawan mengajukan banding usai diputuskan untuk diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH).
Kasubagmin Bin Ops Ditsamapta Polda Sumut itu tak terima dengan putusan pemecatan dirinya dari Polri.
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan mengatakan, berdasarkan pertimbangan Propam, tak ada yang meringankan terhadap DK.
Adapun lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2005 itu dianggap tidak kooperatif.
"Setelah kita umumkan, yang bersangkutan mengajukan banding. Hasil yang dilakukan penyidik kami, bahwa yang bersangkutan tidak kooperatif,"kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan, Rabu (6/5/2026).
Ferry mengatakan, sidang kode etik profesi terhadap Kompol Dedy Kurniawan dilakukan hari ini sejak pukul 10:00 WIB, sampai pukul 17:00 WIB.
Sidang yang berlangsung selama 7 jam itu memutuskan Kompol DK diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH).
Menurut informasi yang beredar, pemecatan DK dilakukan karena ia diduga sudah melakukan kesalahan lebih dari 5 kali.
Dari berbagai kesalahan, ia selalu selamat dari sanksi pemecatan dan hanya demosi, ataupun sanksi disiplin.
Untuk yang terbaru, ia viral karena diduga menghisap rokok elektrik mengandung narkoba.
Selain itu, ia juga tampak berbuat asusila di muka umum bersama seorang wanita bernama Lina.
"Hari ini, Rabu 6 Mei 2026, memang benar kurang lebih pukul 10:00 WIB, Polda Sumut melakukan sidang kode etik terhadap Kompol DK. Sidang dipimpin Karolog SDM, Polda Sumut dengan hasil ptdh."
(Cr25/Tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Kompol Dedy Kurniawan Dipecat Tidak Hormat setelah Videonya Isap Vape Isi Narkoba Viral |
|
|---|
| Rugikan Negara Rp 141 M, Tiga Mantan Petinggi PT Inalum serta Dirut PT PASU Diadili di PN Medan |
|
|---|
| Disdik Medan Larang Perpisahan di Luar Kota, Tekankan Tanpa Pungutan |
|
|---|
| Rampas Sepeda Motor Pakai Parang, Empat Begal Bersama Penadah Dilumpuhkan Polsek Medan Timur |
|
|---|
| DPRD Medan Minta Disdik Terbitkan Edaran Larangan Pungutan Uang Perpisahan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Personel-Polda-Sumut-Kompol-DK-dijebloskan-ke-penempatan-khusus-1.jpg)