Berita Medan

Polda Sumut Selidiki Laporan Dugaan Malapraktik RS Muhammadiyah Medan

Mereka juga akan melakukan klarifikasi, hingga menyelidiki kasus ini sesuai aturan yang berlaku.

|
Penulis: Fredy Santoso | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/Fredy Santoso
Mimi Maisyarah (48), korban dugaan malapraktik RS Muhammadiyah Sumatera Utara ketika diwawancarai, di Polda Sumut, Senin (27/4/2025). Ia melaporkan pihak RS dan dokter yang menangani. 

Selain diduga malapraktik, RS Muhammadiyah juga disebut salah diagnosa.

Mimi menyebut, dirinya terkena kanker serviks, tapi RS Muhammadiyah Sumatera Utara mendiagnosis hanya sakit miom.

"Karena saya sebenarnya enggak pernah ada miom. Enggak ada miom. Dari awal sudah kena kanker."

Kronologis IRT Diduga Jadi Korban Malapraktik

Dugaan malapraktik yang dialami Mimi Maisyah bermula pada Januari lalu.

Ia mengeluhkan menstruasi tak berhenti, keputihan, dan merasa nyeri di.

Pada 13 Januari 2026, Mimi melakukan perawatan di RS Muhammdiyah karena diagnosa mengidap penyakit Miom. 

Sebulan kemudian, ia menjalani rawat inap kembali di RS Muhammdiyah pada tanggal 13 Februari 2026.

Saat itu, dokter menyarankan agar dilakukan operasi karena di area rahim Mimi ada cairan cukup banyak. 

Sampai akhirnya ia di operasi pada tanggal 20 Februari 2026, selama 3,5 jam.

Sesudah operasi, Miom diangkat dan ditunjukkan kepada keluarga.

Sebulan kemudian, tepatnya 26 Februari 2026, muncul infeksi, mengeluarkan nanah pada bekas jahitan di perut Mimi.

Kemudian dia kembali datang ke RS Muhammdiyah untuk mempertanyakan infeksi tersebut, dan ia menjalani perawatan selama lima hari. 

Karena infeksi nanah yang dialami tak kunjung membaik, ia kembali datang ke RS Muhammdiyah pada 13 April 2026.

Namun, ia menolak tawaran perawatan dan pindah ke Rumah Sakit Haji Medan.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved