Berita Medan
Polda Sumut Selidiki Laporan Dugaan Malapraktik RS Muhammadiyah Medan
Mereka juga akan melakukan klarifikasi, hingga menyelidiki kasus ini sesuai aturan yang berlaku.
Penulis: Fredy Santoso | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN- Kepolisian Daerah Sumatera Utara telah menerima laporan Mimi Maisyarah (48), warga Kelurahan Tegal Sari Mandala, Kota Medan, diduga korban malapraktik di RSU Muhammadiyah Sumatera Utara.
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan mengatakan, pihaknya akan mendalami laporan Mimi.
Mereka juga akan melakukan klarifikasi, hingga menyelidiki kasus ini sesuai aturan yang berlaku.
"Yang jelas, kami akan proses, selidiki setiap laporan masyarakat,"kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan, Senin (27/4/2025).
Sebelumnya, dugaan malapraktik yang dialami seorang ibu rumah tangga bernama Mimi Maisyarah (48) berbuntut panjang.
Duduk di kursi roda sambil didorong, Mimi, didampingi kuasa hukumnya, mendatangi Polda Sumut, Senin (27/4/2026) untuk mengadukan peristiwa yang dialami.
Ia melaporkan RS Muhammadiyah Sumatera Utara, dan dokter bernama dr Taufik Mahdi Sp.OG yang menangani operasi pengangkatan rahim diduga tanpa izin.
Laporan ibu beranak 3 ini tertuang dalam laporan Polisi Nomor: LP/B/655/IV/2026/SPKT/POLDA SUMUT pada hari Senin, 27 April 2026.
"Saya minta keadilan atas pengangkatan rahim. Saya minta keadilan, karena saya sudah cacat," kata Mimi di Polda Sumut, Senin (27/4/2026).
Wanita yang mengenakan hijab warna abu-abu, kemeja biru muda ini mengatakan, dugaan malapraktik yang dialaminya berupa pengangkatan rahim diduga tanpa izin.
Hal ini baru ia diketahui pada 13 April, ketika ia memeriksakan diri ke RS Haji Medan, atau hampir dua bulan usai ia menjalani operasi di RSU Muhammadiyah Sumatera Utara pada 20 Februari lalu.
Padahal, yang Mimi ketahui dirinya hanya melakukan tindakan operasi pengangkatan tumor jinak (mioma uteri), bukan pengangkatan rahim.
"Enggak ada. Karena enggak ada pembicaraan sama dokter. Dokter hanya minta saya operasi miom,"tambahnya.
Akibat peristiwa ini Mimi merasa dirugikan, dan berharap Polisi memproses laporannya, dan menindak RS Muhammadiyah, beserta dokter.
Jika tidak, dikhawatirkan peristiwa serupa akan dialami pasien lainnya.
| PSI Soroti LKPJ 2025, Desak Wali Kota Evaluasi Kinerja PUD Pasar |
|
|---|
| BMKG Keluarkan Peringatan Dini Banjir Rob di Belawan, Ketinggian Capai 2,6 Meter |
|
|---|
| DPRD Medan Umumkan Pemberhentian Rajudin Sagala, Sri Rezeki Resmi Menggantikan |
|
|---|
| Mega Fitness Center Perkenalkan Hyrox Lewat Race Simulation di Medan |
|
|---|
| Baliho Raksasa di Jalan Sumarsono–SP Zipur Ancam Nyawa Pengguna Jalan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Mimi-Maisyarah-48-korban-dugaan-malapraktik-RS-Muhammadiyah.jpg)