Medan Terkini
Motif Pembunuhan Wanita dalam Boks di Medan, Korban Tolak Lakukan Hal Ini
Teka-teki kematian wanita muda yang ditemukan dibuang di dalam boks kontainer, di Jalan Menteng VII, Gang Seroja, akhirnya terungkap jelas.
Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Teka-teki kematian wanita muda yang ditemukan dibuang di dalam boks kontainer, di Jalan Menteng VII, Gang Seroja, akhirnya terungkap jelas.
Diketahui, wanita bernama Rahmadani Siagian ini dihabisi oleh seorang pria berinisial SAN di dalam kamar penginapan OYO, pada Senin (9/3/2026) lalu.
Berdasarkan keterangan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, dari hasil penyelidikan yang dilakukan diketahui korban dihabisi pelaku karena sakit hati. Dimana, dari keterangan pelaku ternyata ia tega menghabisi nyawa korban dengan melakukan penganiayaan karena korban menolak untuk berhubungan intim tak wajar.
"Jadi saat keduanya berada di kamar penginapan itu, keduanya melakukan hubungan intim. Selanjutnya, pelaku SAN mengajak korban tambahan seksual tidak wajar, namun korban menolaknya," ujar Calvijn, saat paparan di Polrestabes Medan, Selasa (17/3/2026).
Dijelaskan Calvijn, karena korban menolak permintaan pelaku yang dianggap tak wajar pelaku langsung naik pitam. Dimana, pelaku langsung menganiaya korban dengan cara memiting leher dan melilit leher korban menggunakan selendang bertuliskan OYO.
Amatan www.tribun-medan.com, saat paparan tadi Calvijn tampak turut menunjukkan barang bukti utama yang membuat kasus ini terungkap. Dimana, kain berwarna merah itu dikatakan Calvijn merupakan salah satu petunjuk kuat yang akhrinya membuat kasus ini bisa terungkap.
"Katana emosi, pelaku memiting dan melilit leher pelaku menggunakan selendang. Dari kain inilah yang membuat terungkapnya kasus ini terang benderang," katanya.
Dikatakan Calvijn, sebelum dihabisi pelaku dan korban sama-sama datang ke penginapan yang berada di Gang Kenanga itu. Dimana, saat itu keduanya bersepakat bertemu sejak pukul 17.00 WIB.
Setelah bertemu, sekira pukul 20.46 WIB keduanya tiba di penginapan dan dari rekaman CCTV keduanya langsung masuk ke dalam kamar C4. Selanjutnya, berselang beberapa jam keduanya tak lagi terlihat keluar kamar hingga pukul 22.30 WIB.
"Di sinilah terjadi tindakan pidana yang dilakukan oleh tersangka. Mulai dari tindakan kekerasan seseksual, higga melakukan tindakan pencurian dengan kekerasan," katanya.
Bahkan, dari hasil pemeriksaan pelaku mengakui perbuatannya yang kembali melakukan tindakan seksual tak wajar terhadap korban saat korban dalam kondisi kritis. Usai melancarkan aksinya, selanjutnya tersangka terekam kamera keluar dari kamar yang diketahui berniat untuk membuang sejumlah barang milik korban.
(mns/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Diduga Mencuri Buah Matoa, Seorang Pria di Medan Labuhan Tewas Dianiaya dengan Tangan Terikat |
|
|---|
| Hindari Lubang, Truk Tronton Hantam Mobil Mercy hingga Ringsek di Jalan Setia Budi Medan |
|
|---|
| Pasien Darurat Masih Ditolak RS, DPRD Medan Evaluasi Pelayanan Kesehatan di Paripurna |
|
|---|
| Perjuangan Salwa dari Batang Toru ke UGM, Lolos SNBP di Tengah Keterbatasan Ekonomi |
|
|---|
| Siswa Sekolah Rakyat Naik KRI Bima Suci, Belajar Kemaritiman Langsung di Kapal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Kapolrestabes-Medan-Kombes-Pol-Jean-Calvijn-Simanjuntak-paparkan-kasus-kematian.jpg)