Sumut Terkini
Cerita Hasan Delapan Tahun Jadi Petugas Pembersih Masjid Yayasan Haji Anif
Hasan mengatakan, dirinya mulai bergabung sebagai relawan sekaligus pekerja di unit pembersih masjid sekitar delapan tahun lalu.
Penulis: Husna Fadilla Tarigan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Menjadi bagian dari tim pembersih masjid di Yayasan Haji Anif memberikan pengalaman tersendiri bagi para petugas yang terlibat.
Salah satunya dirasakan Hasan Basri, yang telah delapan tahun bergabung sebagai petugas kebersihan masjid gratis yang dijalankan yayasan tersebut.
Hasan mengatakan, dirinya mulai bergabung sebagai relawan sekaligus pekerja di unit pembersih masjid sekitar delapan tahun lalu.
Hingga kini, ia masih aktif bersama tim berkeliling membersihkan masjid-masjid di berbagai wilayah.
“Alhamdulillah, bulan tiga nanti saya sudah delapan tahun bergabung di yayasan ini,” ujar Hasan Basri.
Menurutnya, bekerja di program pembersih masjid bukan hanya sekadar pekerjaan, tetapi juga menjadi ladang amal. Selain mendapatkan pengalaman, para petugas juga merasa memiliki kesempatan untuk beribadah melalui kegiatan tersebut.
“Yang kita dapatkan tentu pengalaman. Kemudian amal, karena kita membersihkan rumah Allah dengan ikhlas. Insya Allah itu menjadi amal ibadah dari Allah SWT,” katanya.
Meski demikian, Hasan menegaskan para petugas tetap mendapatkan gaji dari yayasan. Hal ini karena kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari pekerjaan yang dikelola secara profesional oleh Yayasan Haji Anif.
“Namanya kita bekerja di yayasan yang membersihkan masjid gratis. Kita keliling membersihkan masjid dengan ikhlas, dan yayasan juga memberikan gaji kepada kami,” jelasnya.
Selama bulan Ramadan, jadwal kerja tim pembersih masjid mengalami sedikit penyesuaian. Waktu kerja dibuat lebih singkat agar para petugas tetap dapat menjalankan ibadah puasa dengan baik.
Biasanya, satu tim memiliki target membersihkan lima masjid dalam satu hari. Namun selama Ramadan, jumlah tersebut dikurangi menjadi sekitar empat masjid.
“Masuk kerja diperlambat dan pulang dipercepat. Biasanya target lima masjid sehari, selama Ramadan berkurang menjadi empat masjid,” ujarnya.
Ia menambahkan, setelah Idulfitri nanti jadwal kerja akan kembali normal seperti sebelumnya.
Selama bertugas, Hasan juga memiliki sejumlah pengalaman berkesan. Salah satunya ketika dirinya bersama tim dikirim untuk membantu membersihkan masjid di Aceh pasca bencana banjir.
Saat itu, tim pembersih masjid dari Yayasan Haji Anif membantu membersihkan lumpur di beberapa masjid yang terdampak.
| Terduga Pelaku Penculikan Anak di Deli Serdang Akhirnya Antar Kembali Korban ke Rumah |
|
|---|
| IRT di Batubara Tewas di Kamar Hotel, Pelaku Cekik Korban, Emosi karena Ajakan Ditolak |
|
|---|
| Forkopdensi Dibentuk, Imigrasi Sumut Dorong Penanganan dan Pemberdayaan Deteni |
|
|---|
| Bobby Nasution Tekankan Regulasi Ketat Pengungsi, Dorong Penguatan Layanan Imigrasi di Sumut |
|
|---|
| Sebanyak 66 Petugas Kebersihan di Siantar Terima SK Kerja, Gaji Capai Rp 2,8 Juta Per Bulan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/PETUGAS-Hasan-Basri-petugas-pembersih-masjid-Yayasan.jpg)