Berita Medan

Dekorasi Merah dan Lampion Meriahkan Imlek Tahun Kuda Api di Vihara Maitreya

Hamparan lampion warna merah, kuning hingga biru tersusun rapi membentuk pola melingkar di bagian atas halaman vihara.

Penulis: Husna Fadilla Tarigan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/Husna Fadilla Tarigan
IMLEK DI MEDAN- Suasana dekorasi Imlek Tahun Kuda Api 2026 di Vihara Maitreya Medan dipenuhi ribuan lampion warna-warni dan instalasi ornamen angka 2026 serta patung kuda merah yang menjadi spot favorit pengunjung untuk berfoto, Selasa (17/2/2026). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili atau Tahun Kuda Api di Vihara Maitreya Medan tampil meriah dengan dominasi dekorasi merah dan ribuan lampion yang menghiasi area halaman vihara, Selasa (17/2/2026).

Hamparan lampion warna merah, kuning hingga biru tersusun rapi membentuk pola melingkar di bagian atas halaman vihara.

Rangkaian lampion tersebut menciptakan efek visual seperti payung raksasa berwarna-warni yang menjadi daya tarik utama pengunjung.

Di bagian tengah halaman, terlihat instalasi ornamen angka 2026 berukuran besar berdiri di atas karpet merah.

Tepat di tengahnya terdapat ornamen kuda merah sebagai simbol Tahun Kuda Api yang menjadi spot foto favorit pengunjung.

Ramainya suasana juga dirasakan oleh pasangan suami istri, Juniwati (41) dan Doni Chandra (45), yang datang berkunjung dan beribadah di vihara tersebut.

Juniwati berharap Tahun Kuda Api membawa kebaikan bagi Indonesia.

“Semoga di tahun baru Kuda Api ini negara kita selalu aman, diberi kesehatan yang baik semuanya, warga Indonesia makin sukses, dan ke depannya semua lancar. Hang Ong Huat ah,” ujarnya.

Ia mengatakan sebelum merayakan Imlek bersama keluarga, mereka terlebih dahulu menjalankan ibadah dan berdoa di vihara. Rutinitas tersebut selalu mereka lakukan setiap tahun saat menyambut Imlek.

Menurut mereka, perayaan tahun ini terasa lebih ramai dibanding biasanya. Keduanya juga berharap Indonesia dapat terhindar dari berbagai bencana alam di tahun ini.

Menyambut Tahun Kuda Api keduanya juga mengatakan bahwa semangat yang kuat seperti kuda harus disertai dengan kontrol diri yang baik.

Karna ada elemen Api yang juga menyertai di tahun ini.

“Jadi semangat bekerja seperti kuda, tetapi jangan terlalu panas seperti api. Harus ada kontrol diri,” ungkapnya.

Sementara itu, pengurus Vihara Maitreya, Dicky, mengatakan perayaan Imlek tahun ini mengangkat tema Doa untuk Perdamaian Dunia.

“Tahun ini kita kembali menyemarakkan Imlek dengan tema Doa untuk Perdamaian Dunia. Untuk hari pertama hingga ketiga masih dibuka untuk yang beribadah, kemudian setelah itu baru vihara dibuka untuk umum,” ujarnya, Selasa (17/2/2026).

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved