Perampokan di Medan Belawan

3 Perampok Bersenjata Parang Serang Pemilik Warung di Pasar Kapuas Belawan, Korban Alami 15 Jahitan

Ketiga pelaku berduel dengan korban yang bernama Jon (44) hingga tersungkur didepan toko miliknya.

IST
PENAMPAKAN: Tiga orang pria tak dikenal melakukan penganiyaan terhadap korban, dimana ketiga pelaku itu mencoba melakukan perampokan terhadap warung miliknya, namun aksi tersebut gagalkan karena korban melakukan perlawanan, pada Rabu  (11/2/2026) 

TRIBUN-MEDAN.com, BELAWAN- Aksi tiga orang pelaku perampok membawa senjata tajam jenis parang dan pisau dapur menganiaya pemilik warung sembako di Jalan Bunga, Pasar Kapuas, Kelurahan Belawan II, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan, pada Rabu (11/2/2026) sekitar pukul 18.00 WIB.

Berdasarkan dari rekaman Closed-Circuit Television (CCTV) terlihat para pelaku menganiaya pemilik toko grosir yang menjual makanan ringan. 

Ketiga pelaku berduel dengan korban yang bernama Jon (44) hingga tersungkur didepan toko miliknya.

Sementara itu, salah satu pelaku juga tampak sesekali mencoba membuka pintu toko yang masih terkunci, namun aksinya gagal masuk kedalam toko tersebut.

Meski kalah jumlah, korban berhasil keluar dari cengkeraman para pelaku dan sempat melawan, hingga salah seorang pelaku tampak sempoyongan dan kabur dari lokasi kejadian.

Fauziah, Kepala Lingkungan 42, Kelurahan Belawan II Medan, mengungkap saat itu korban awalnya pulang membeli makanan. Namun situasi pasar Kapuas yang biasanya ramai tiba-tiba terlihat sepi.

Saat membuka pintu toko, korban dihampiri tiga orang pelaku yang menyergap dari arah belakang serta membawa senjata tajam jenis parang dan pisau dapur.

Kemudian terjadi duel antara korban dengan ketiga pelaku. Korban pun melakukan perlawanan diri dari ketiga orang pria yang tak dikenal. 

"Usai penyergapan dari ketiga pelaku yang gagal itu, korban mengalami luka dibagian kepala, pelipis mata dan tangan," ucap Fauziah saat ditemui awak media, Selasa (17/2/2026).

Setelah adu duel, dan tiga pelaju yang gagal tersebut melarikan diri ke arah pajak batu. 

"Jadi kalau ada kejahatan di jalan bunga ini, para pelaku melarikan diri ke pajak batu karena banyak lorong-lorong, Untuk saat ini, dalam penyerangan ketiga pelaku terhadap korban masih belum diketahui," ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan dari rekaman video CCTV-nya, nampaknya ketiga pelaku itu mencoba melakukan perampokan warung milik korban. Namun aksi perampokan tersebut digagalkan oleh pemiliknya. 

"Untuk saat ini pukul 18.00 WIB, di daerah pajak batu itu sepi. Yang mana biasanya pajak tersebut masih ramai, Mungkin karena ekonomi kita ini, jadi pajak tersebut menjadi sepi," lanjutnya.

Fauziah mengatakan bahwa waktu kejadian tersebut ada pedagang yang berjualan di sebelah warung korban. 

Namun pedagang itu yang berjaga itu seorang ibu-ibu sehingga tidak memberanikan diri untuk membantu korban. 

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved