Berita Medan

Warga Blokir Jalan Depan Polres Pelabuhan Belawan, Protes Resah Tawuran yang Tak Kunjung Usai

Aksi tersebut membuat Jalan Pelabuhan Raya sepanjang lima kilometer macet hingga nyaris berujung kericuhan. 

TRIBUN MEDAN/HAIKAL
BLOKIR JALAN- Ratusan warga Kelurahan Bagan Deli memblokade jalan di depan Polres Pelabuhan Belawan, aksi tersebut sebagai bentuk kekecewaan dan keresahan mendalam terhadap aksi tawuran yang hampir setiap hari terjadi dan telah banyak memakan korban jiwa serta harta benda, Senin (9/2/2026)  

TRIBUN-MEDAN.com, BELAWAN- Ratusan warga Kelurahan Bagan Deli, memblokir pintu masuk Mapolres Pelabuhan Belawan.

Aksi unjuk rasa ini dilakukan sebagai bentuk kekecewaan dan keresahan mendalam terhadap aksi tawuran yang hampir setiap hari terjadi dan telah banyak memakan korban jiwa serta harta benda.

Aksi tersebut membuat Jalan Pelabuhan Raya sepanjang lima kilometer macet hingga nyaris berujung kericuhan. 

Saat petugas meminta warga membuka blokade, terjadi adu mulut. Situasi mereda setelah koordinator aksi meminta massa untuk duduk dan bertahan di lokasi.

"Kami capai dengan aksi tawuran yang terjadi hampir setiap hari di tempat kami. Sudah ada lima orang meninggal dunia akibat tawuran. Bahkan, banyak rumah dan harta benda milik warga yang rusak," ungkap Rosmasalah saat ditemui awak media, Senin (9/2/2026).

Warga menilai pihak kepolisian lamban dan tidak serius menangani persoalan ini.

"Pas tawuran terjadi, pihak kepolisian datangnya lama padahal sudah dilapor warga. Sekali datang cuma lihat-lihat saja, bukan dibubarkan,".

"Kalau polisi hanya diam, kami mau mengharap dan mengadu kepada siapa lagi?," ungkapnya.

Dalam desakan dari warga unras tersebut meminta tindakan yang tegas kepada pihak kepolisian terhadap pelaku tawuran.

"Kami minta pihak kepolisian bertindak tegas terhadap pelaku tawuran, bila perlu tembak kaki mereka biar ada efek jera. Kami saat ini hidup dalam kecemasan dan ketakutan," pinta Rosma.

Sementara itu, Kapolsek Belawan AKP Ponijo berjanji mengambil langkah konkret. Di hadapan massa, ia menyatakan akan mendirikan posko selama 24 jam di lokasi rawan tawuran.

"Kita akan dirikan posko selama 24 jam di lokasi tawuran. Saya juga akan melakukan penangkapan dan penindakan terhadap pelaku tawuran. Apalagi ini sudah memakan korban jiwa," pungkasnya.

(Cr9/Tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

 

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved