Berita Asahan Terkini
Lawan Polisi, Pembobol Rumah Pendeta di Kisaran Dilumpuhkan dengan Timah Panas
Unit Jatanras Polres Asahan memberikan tindakan tegas dan terukur kepada seorang pria terduga pelaku pembobolan rumah.
Penulis: Alif Al Qadri Harahap | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com, KISARAN – Unit Jatanras Polres Asahan memberikan tindakan tegas dan terukur kepada seorang pria terduga pelaku pembobolan rumah.
Tersangka Arfan Lubis alias Aseng (35), warga Jalan Sei Asahan, Kisaran Barat, terpaksa ditembak di bagian kakinya oleh petugas pada Senin (19/1/2026).
Langkah tersebut diambil polisi lantaran tersangka mencoba melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri saat hendak diamankan.
Kronologi Pencurian, Incar Kompleks Pendeta dan Gasak Harta Puluhan Juta
Kanit Jatanras Polres Asahan, IPDA Asido Nababan, menjelaskan bahwa Aseng melakukan aksinya di sebuah rumah milik pendeta di Jalan Sisingamangaraja.
Dalam menjalankan aksinya, Aseng bekerja sama dengan seorang rekan pria yang identitasnya kini telah dikantongi pihak kepolisian.
Keduanya masuk ke dalam rumah dengan cara membobol pintu atau jendela guna mengincar barang-barang berharga milik korban.
Berdasarkan laporan awal, pelaku berhasil menggasak perhiasan emas, uang tunai, hingga alat elektronik dengan total kerugian mencapai puluhan juta rupiah.
Polisi Sita Emas, Uang Tunai, hingga Laptop
Dari hasil penangkapan Aseng, tim Jatanras berhasil mengamankan sejumlah barang bukti penting yang diduga kuat merupakan hasil kejahatan.
Petugas menyita uang tunai sebesar Rp 2 juta, beberapa perhiasan emas, ponsel, serta satu unit laptop yang belum sempat dijual oleh pelaku.
Saat diperiksa lebih lanjut, Aseng mengakui bahwa dirinya merupakan pemain lama yang kerap melakukan aksi pembobolan rumah dengan modus serupa.
Pihak kepolisian terpaksa melumpuhkan tersangka karena ia tidak kooperatif dan membahayakan keselamatan petugas saat proses pengembangan kasus.
Satu Pelaku Masih Buron, Polisi Lakukan Pengejaran Intensif
Meski satu tersangka utama telah berhasil diringkus, satu orang pelaku lainnya dilaporkan berhasil lolos saat penyergapan berlangsung.
IPDA Asido Nababan menegaskan bahwa pihaknya saat ini sedang melakukan pendalaman serta pengejaran intensif terhadap rekan Aseng tersebut.
Polisi mengimbau kepada masyarakat untuk segera melaporkan jika melihat aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan pelarian tersangka kedua.
Aseng kini harus menjalani perawatan medis akibat luka tembaknya sebelum dijebloskan ke sel tahanan Mapolres Asahan untuk proses hukum lebih lanjut.
(cr2/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| 18 SPPG Kabupaten Asahan Ditutup Sementara, Siswa Tak Dapat MBG |
|
|---|
| Terduga Begal Babak Belur Dihajar Warga di Asahan, Ditemukan Sebilah Sajam di Dalam Tas |
|
|---|
| Pemuda di Asahan Ditembak Polisi Usai Bobol Rumah Pendeta |
|
|---|
| Polisi Disiram Bensin, Penangkapan Bandar Narkoba di Kisaran Ricuh |
|
|---|
| Oknum ASN BNN Asahan Rampok Motor Pakai Senpi Dinas Dituntut Satu Tahun Penjara, Ini Alasan Jaksa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Pembobolan-rumah-pendeta-di-Kisaran-ditangkap-Polres-Asahan_.jpg)