Berita Asahan Terkini
Terduga Begal Babak Belur Dihajar Warga di Asahan, Ditemukan Sebilah Sajam di Dalam Tas
Seorang pria bernama Ridho (30), warga Jalan Alpukat, Kota Tanjungbalai, babak belur setelah tertangkap warga saat diduga melakukan aksi begal.
Penulis: Alif Al Qadri Harahap | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.COM, KISARAN – Seorang pria bernama Ridho (30), warga Jalan Alpukat, Kota Tanjungbalai, babak belur setelah tertangkap warga saat diduga melakukan aksi begal.
Peristiwa tersebut terjadi di Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Asahan, di mana pelaku kedapatan membawa senjata tajam jenis pisau yang disimpan di dalam tasnya.
Massa yang geram langsung menghakimi pelaku hingga mengalami luka lebam serius di wajah dan harus dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis.
Kondisi pelaku sempat memprihatinkan hingga harus dipasangi alat bantu pernapasan sebelum akhirnya dibawa ke Polsek Simpang Empat untuk proses hukum.
Kanit Reskrim Polsek Simpang Empat, Ipda Fery Habeahan, mengonfirmasi bahwa pelaku saat ini sudah diamankan di Mapolsek setelah menjalani perawatan medis.
Pihak korban juga telah secara resmi membuat laporan kepolisian pada malam kejadian agar kasus pencurian dengan kekerasan ini segera diproses secara tuntas.
Polisi kini tengah melakukan pemeriksaan intensif terhadap Ridho untuk menggali keterangan lebih dalam mengenai motif dan modus operandi yang digunakannya.
Langkah ini diambil guna memastikan berkas perkara dapat segera dilimpahkan ke kejaksaan setelah seluruh alat bukti dan keterangan saksi terpenuhi.
Pendalaman Keterlibatan Rekan Pelaku
Sejauh ini petugas baru mengamankan satu orang tersangka, namun penyelidikan masih terus dikembangkan untuk mengungkap kemungkinan adanya pelaku lain.
Polisi mendalami apakah Ridho beraksi sendirian atau merupakan bagian dari komplotan begal yang sering beroperasi di wilayah perbatasan Asahan dan Tanjungbalai.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan segera melaporkan segala bentuk aktivitas mencurigakan atau tindak kejahatan di lingkungan sekitar kepada pihak berwajib.
Pihak kepolisian berkomitmen untuk menindak tegas segala bentuk aksi premanisme dan kejahatan jalanan guna menjaga kondusivitas di wilayah hukum Kecamatan Simpang Empat.
(cr2/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Buntut Sopir Panik, Innova Dihantam Kereta Api Putri Deli di Perlintasan tanpa Palang di Asahan |
|
|---|
| 18 SPPG Kabupaten Asahan Ditutup Sementara, Siswa Tak Dapat MBG |
|
|---|
| Pemuda di Asahan Ditembak Polisi Usai Bobol Rumah Pendeta |
|
|---|
| Lawan Polisi, Pembobol Rumah Pendeta di Kisaran Dilumpuhkan dengan Timah Panas |
|
|---|
| Polisi Disiram Bensin, Penangkapan Bandar Narkoba di Kisaran Ricuh |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Terduga-Begal-Bonyok-dihajar-massa-di-asahan_5-februari-2026_.jpg)