Berita Medan

Terekam CCTV Seorang Pria Curi Sepeda Motor Warga Saat Sholat Ashar di Masjid Nurul Islam Medan

Pelaku yang mengenakan pakaian rapi sehingga tidak mencurigakan, diduga telah mempelajari lokasi dan mengetahui posisi kamera CCTV masjid. 

IST
Seorang pria terpantau CCTV saat menyatroni situasi masjid selama satu jam-an dan melancarkan aksinya mencuri sepeda motor milik salah seorang jemaah yang sedang beribadah, Senin (19/1/2026) 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Aksi pencurian sepeda motor terjadi di Masjid Nurul Islam, Jalan Karya, Kelurahan Karang Berombak, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan

Kejadian ini berlangsung pada Kamis (15/1/2026) sekitar pukul 16.00 WIB, di mana pelaku memanfaatkan situasi ketika jemaah sedang khusyuk melaksanakan sholat Ashar berjamaah.

Menurut, Wakil Ketua Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) Nurul Islam, Muhammad Reza Pahlepi (44), membenarkan peristiwa pencurian sepeda motor milik jemaah. 

Berdasarkan dari rekaman Closed-Circuit Television (CCTV), terlihat pria tak dikenal itu berada di sekitar masjid sejak pukul 14.42 WIB, atau kurang lebih satu jam sebelum aksi pencurian.

"Kita indikasikan pelaku sudah memantau keadaan sekitar satu jam sebelum waktu Asar. Pada saat sholat berjamaah, dia tidak ikut serta. Kemungkinan dia melakukan aksinya di sekitar rakaat kedua atau ketiga, saat jemaah belum selesai sholat dan belum keluar dari masjid," ujar Muhammad Reza Pahlepi saat ditemui Tribun Medan, Senin (19/1/2026).

Pelaku yang mengenakan pakaian rapi sehingga tidak mencurigakan, diduga telah mempelajari lokasi dan mengetahui posisi kamera CCTV masjid

Wakil BKM menyebutkan, dari rekaman CCTV terlihat pelaku beraksi sendirian dan gerak-geriknya seperti orang yang sudah merencanakan aksi.

"Sepertinya bukan warga sini, karena kita tidak pernah melihat wajahnya. Mungkin sudah direncanakan, dia sudah memantau situasi bahwa masjid ini cukup tenang dan pengawasan tidak terlalu ketat," ucapnya.

Korban pencurian adalah seorang jemaah bernama Haji Soekardi, yang kehilangan sepeda motor Yamaha Mio Sporty tahun 2009. Korban sudah melaporkan kejadian ini ke kepolisian.

"Sudah melapor ke pihak kepolisian, dan satu hari setelahnya pihak kepolisian langsung datang ke TKP untuk melakukan olah TKP dan mengumpulkan barang bukti," lanjutnya.

Menanggapi maraknya pencurian di mesjid Nurul Islam, apalagi menjelang ramadhan, pengurus masjid mengambil langkah pencegahan.

Langkah pertama adalah mengaktifkan kembali sistem piket keamanan yang melibatkan remaja masjid (Remas).

"Kita aktifkan anak-anak remaja masjid untuk berjaga di sekitar masjid. Langkah kedua, memasang himbauan di beberapa titik bahwa selama waktu sholat tidak ada kendaraan yang boleh keluar dari area masjid," ungkapnya.

Meski telah berupaha, Reza menekankan bahwa penegakan hukum tetap menjadi wewenang penuh aparat kepolisian.

Dia pun berharap kasus ini segera diselesaikan.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved