Berita Medan
komunitas Sadar by Adorable Nikah, Wadah Edukasi Pranikah dan Kesehatan Mental Perempuan di Medan
Komunitas ini digagas oleh Farah Rodiah, Founder Sadar by Adorable Nikah sekaligus penggerak platform By Adorable Nikah.
Penulis: Husna Fadilla Tarigan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Berangkat dari kegelisahan melihat fenomena pernikahan di era digital, komunitas Sadar by Adorable Nikah hadir sebagai ruang edukasi dan refleksi bagi generasi muda, khususnya perempuan, dalam mempersiapkan diri menuju jenjang pernikahan.
Komunitas ini digagas oleh Farah Rodiah, Founder Sadar by Adorable Nikah sekaligus penggerak platform By Adorable Nikah.
Farah menuturkan, walaupun salah satu lini bisnis Adorable Nikah bergerak di bidang undangan digital, ia menyadari bahwa pernikahan bukan sekadar soal satu hari pesta.
“Pernikahan itu proses panjang, bukan cuma seremoni. Apalagi sekarang di internet banyak sekali konten tentang perselingkuhan, KDRT, sampai ketimpangan peran dalam rumah tangga. Banyak perempuan akhirnya takut menikah,” ujar Farah.
Dari kegelisahan itu, lahirlah Sadar by Adorable Nikah yang kini berkembang sebagai komunitas berbasis edukasi pranikah dan pernikahan.
Sejak setahun terakhir, komunitas ini rutin menggelar berbagai kegiatan, mulai dari diskusi daring setiap bulan hingga event offline.
Pesertanya pun datang dari berbagai daerah di Indonesia, tidak hanya Medan. Topik yang diangkat berkaitan erat dengan pranikah, relasi, kesiapan mental, hingga isu rumah tangga. Meski banyak diikuti perempuan, Farah menegaskan komunitas ini juga terbuka bagi laki-laki.
“Pernikahan itu tanggung jawab bersama, bukan hanya perempuan,” tegasnya.
Sadar by Adorable Nikah mulai bergerak sejak 2024. Event online perdana digelar pada Oktober 2024, sementara event offline pertama berlangsung pada Januari 2026.
Dalam membangun komunitas ini, Farah menggandeng Zaimah Panjaitan sebagai Co-founder yang saat ini aktif sebagai dosen IT di salah satu kampus di Medan.
Ia juga berkolaborasi dengan Fadhilla Fajrah, M.Psi., Psikolog, sebagai partner utama sekaligus konselor pernikahan dan psikolog klinis.
“SADAR itu artinya mindful. Dengan sadar, kita bisa mengambil keputusan lebih bijak, terutama soal pernikahan. Kita tidak harus mengalami hal buruk dulu baru belajar. Kita bisa belajar dari pengalaman orang lain dan dari ahlinya,” jelas Farah.
Ia menambahkan, pernikahan memang berbasis hati, namun tetap perlu diseimbangkan dengan logika dan kesiapan mental.
Bukan Sekadar Event, Ada Konseling dan Membership
Sebagai bagian dari Adorable Nikah, Sadar memiliki keunikan tersendiri dibanding komunitas serupa di Medan.
komunitas
| 13 Fitur AI Diperkenalkan, Permudah Mobilitas hingga Pengelolaan Usaha |
|
|---|
| Penjaga Malam Dibacok Geng Motor Usai Kejar Pelaku Perampasan Tas, Kini Dirawat di RS Eshmun |
|
|---|
| Gowes ke Kantor, Rico Waas Beri Pesan Surat Edaran Tentang Transformasi Budaya Kerja ASN |
|
|---|
| Kepala Disnaker Medan: 110 Ribu Pencari Kerja Dalam Setahun, Mahasiswa Disiapkan Sejak Dini |
|
|---|
| Cerita Lidya, Agen Lion Parcel di Medan, Tumbuh Berkat Tren Bisnis Fesyen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/KOMUNITAS-MEDAN-Peserta-berfoto-bersama.jpg)