Berita Medan

Catat Penurunan Lakalantas, Polrestabes Medan Siapkan Peningkatan Infrastruktur Pengawasan

Langkah-langkah ini bertujuan untuk meningkatkan pencegahan kejahatan dan efisiensi penanganan kasus.

|
TRIBUN MEDAN/Haikal Faried Hermawan
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr Jean Calvijn Simanjuntak saat konferensi pers refleksi akhir tahun 2025 di aula Patriatama, ia mengungkapkan bahwa angka kecelakaan lalu lintas (lakalantas) dan pelanggaran secara umum mengalami penurunan dibandingkan dengan tahun 2024, Rabu (31/12/2025). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN– Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, melaporkan capaian positif di bidang lalu lintas sepanjang 2025.

Menurutnya, angka kecelakaan lalu lintas (lakalantas) dan pelanggaran secara umum mengalami penurunan dibandingkan dengan tahun 2024.

"Untuk laka lantas secara umum dibandingkan di Tahun 2024 itu mengalami penurunan mulai dari kasus lakalantas dan kasus pelanggarannya dibandingkan dengan Tahun 2024.

Jadi tahun 2025 ini banyak mengalami penurunan Terkait dengan laka lantas dan pelanggarannya," ucap Kombes Pol Dr Jean Calvijn Simanjuntak saat Refleksi Akhir Tahun 2025 di aula Patriatama, Rabu (31/12/2025).

Fokus pada Pencegahan dan Pengawasan di 2026

Meski mencatat penurunan, Kapolrestabes Medan memaparkan empat poin pemetaan daerah rawan, khususnya untuk kejahatan 3 C, yakni curat, curas, curanmor, yang akan menjadi fokus perbaikan pada tahun 2026. 

Langkah-langkah ini bertujuan untuk meningkatkan pencegahan kejahatan dan efisiensi penanganan kasus.

Pertama, banyak titik kejadian begal dan kejahatan jalanan lainnya berada di lokasi penggalian jalan dengan pencahayaan minim.

"Sehingga kami menyampaikan ada beberapa titik di tahun 2026 ini akan ditambah penerangan-penerangan di penggalian yang ada," lanjutnya.

Kedua, pemasangan Closed-Circuit Television (CCTV), Calvijn mengakui bahwa jumlah CCTV di Kota Medan saat ini masih sangat kurang. Ia menegaskan bahwa penambahan CCTV akan dilakukan pada tahun 2026. 

"Memang CCTV tidak menghindari terjadinya tindak pidana, tetapi memudahkan petugas dalam hal pengungkapan," jelasnya.

Ketiga, dua poin lainnya yang disoroti terkait dengan masalah kemacetan, terutama yang disebabkan oleh adanya pasar-pasar tumpah. 

Pasar ini kerap memicu kemacetan panjang dan mengganggu kelancaran lalu lintas, yang juga berpotensi menciptakan titik rawan kejahatan.

(Cr9/Tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

 

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved