Banjir dan Longsor di Sumut
Pemulihan Jaringan Aceh Capai 91 Persen, Telkomsel–Komdigi Percepat Recovery Aceh Tamiang
Jika dilihat dari tingkat uptime, konektivitas di seluruh Aceh kini berada di angka sekitar 91 persen.
Penulis: Husna Fadilla Tarigan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, ACEH TAMIANG- Pemerintah pusat bersama operator telekomunikasi terus mempercepat pemulihan pascabencana banjir dan longsor di Aceh.
Menteri Komunikasi dan Digital RI, Meutya Hafid menegaskan bahwa Presiden telah menginstruksikan seluruh jajaran kabinet untuk melakukan percepatan pemulihan di masing-masing sektor sebelum pergantian tahun.
Dalam kunjungan ke wilayah terdampak di Kabupaten Aceh Tamiang, Minggu (28/12/2025), Meutya menyampaikan bahwa fokus Kementerian Komunikasi dan Digital adalah memastikan konektivitas internet dan jaringan seluler kembali pulih agar aktivitas masyarakat dapat berjalan normal.
“Untuk sektor kami, tugasnya memastikan koneksi internet dan seluler kembali. Karena itu kami bekerja bersama Kementerian PUPR, para operator seluler, lembaga penyiaran, dan seluruh ekosistem komunikasi agar pemulihan bisa maksimal sebelum tahun berganti,” ujar Meutya.
Berdasarkan hasil pemantauan lapangan, pemulihan BTS di Aceh secara umum telah melampaui 90 persen, bahkan di sejumlah titik sudah mencapai lebih dari 95 persen.
Jika dilihat dari tingkat uptime, konektivitas di seluruh Aceh kini berada di angka sekitar 91 persen.
Namun, Meutya mengakui wilayah Aceh Tamiang masih menjadi pekerjaan rumah. Tingkat pemulihan jaringan di daerah tersebut masih berada di kisaran 60 hingga 80 persen, tergantung lokasi dan operator.
Pemerintah menargetkan dalam beberapa hari ke depan konektivitas di Aceh Tamiang dapat menembus angka 90 persen.
“Masih ada beberapa hari menjelang akhir tahun. Saya sudah menitipkan langsung kepada Telkomsel agar percepatan ini bisa dikejar. Insyaallah konektivitas segera stabil,” katanya.
Meutya mengapresiasi dedikasi para petugas operator telekomunikasi yang tetap bekerja di tengah kondisi sulit, meski sebagian dari mereka juga terdampak bencana.
Upaya pemulihan dilakukan dengan berbagai skema cadangan, mulai dari penggunaan genset hingga baterai, agar jaringan tetap menyala meski listrik padam.
Menurutnya, akses komunikasi dan informasi sangat krusial dalam masa pemulihan bencana.
“Tadi kita lihat warga sudah bisa video call, membaca berita, dan mengakses informasi. Ini penting agar masyarakat mendapat informasi yang benar dan bisa bangkit perlahan,” tambahnya.
Sejalan dengan percepatan pemulihan jaringan, Telkomsel bersama Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia juga menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak.
Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, menyampaikan kolaborasi ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk hadir mendampingi masyarakat di masa sulit.
| Derita Warga Garoga Puasa Sahur Makan Mi Instan |
|
|---|
| Kunjungi Tapteng, Titiek Soeharto dan Kapolri Bawa Bantuan 16 Truk: Semoga Bisa Bermanfaat |
|
|---|
| 33 Korban Banjir dan Longsor Tapanuli Tengah Masih Belum Ditemukan, Begini Kata Basarnas |
|
|---|
| Kepastian Akan Ada Tersangka Banjir Bandang Garoga, Kejagung Terus Dalami Keterlibatan PT TBS |
|
|---|
| Dana Bansos dari Kemensos Tak Kunjung Cair, Warga Hutanabolon Tapteng Masih Tunggu Janji Pemerintah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/PERCEPATAN-JARINGAN-Menteri-Komunikasi-dan-Digital.jpg)