Banjir di Medan
Banjir Sungai Deli Rendam Martubung, Warga Desak Perbaikan Tanggul dan Drainase Jalan Tol
Ketinggian air dilaporkan mencapai lebih dari dua meter dan merendam permukiman warga dalam waktu singkat.
Penulis: Husna Fadilla Tarigan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN– Bencana banjir akibat luapan Sungai Deli pada 27 hingga 29 November 2025 berdampak serius terhadap warga Lingkungan I, II, IV, dan VII Kelurahan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan.
Ketinggian air dilaporkan mencapai lebih dari dua meter dan merendam permukiman warga dalam waktu singkat.
Warga menilai banjir besar tersebut dipicu oleh pendangkalan Sungai Deli serta kondisi tanggul atau benteng sungai yang tidak lagi memadai.
Di sejumlah titik, tanggul mengalami abrasi bahkan longsor, sehingga tidak mampu menahan debit air saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut.
Selain merendam rumah warga, banjir juga menyebabkan kerusakan berat pada bangunan.
Sejumlah rumah dilaporkan tidak lagi layak huni, sementara perabot rumah tangga, sepeda motor, hingga mobil milik warga turut rusak akibat terendam air.
Dampak psikologis juga dirasakan masyarakat.
Warga mengaku masih trauma dan cemas setiap kali hujan turun, karena khawatir luapan Sungai Deli kembali terjadi seperti akhir November lalu.
Sebagai tindak lanjut, warga Lingkungan I, II, IV, dan VII Kelurahan Martubung secara resmi mengajukan surat permohonan normalisasi dan perbaikan tanggul Sungai Deli kepada Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) II.
Surat tertanggal 15 Desember 2025 tersebut turut dilengkapi daftar tanda tangan warga dan dokumentasi kerusakan.
Surat permohonan itu ditandatangani dan diketahui langsung oleh empat kepala lingkungan, yakni Rizaldi Brahmana selaku Kepala Lingkungan I, M. Akhyar Jun Maradona selaku Kepala Lingkungan II, Baharuddin Pane selaku Kepala Lingkungan IV, serta Suhermi selaku Kepala Lingkungan VII.
“Surat ini merupakan aspirasi bersama warga yang terdampak langsung banjir. Kami para kepala lingkungan menandatangani sebagai bentuk tanggung jawab dan penguatan permohonan warga agar segera ditindaklanjuti,” ujar Rizaldi Brahmana mewakili keempat kepling.
Dalam surat tersebut, warga menjelaskan bahwa banjir pada 27–28 November 2025 menyebabkan luapan Sungai Deli merobohkan benteng sungai di sejumlah titik.
Air bahkan dilaporkan masuk hingga ke atap rumah warga dan mengakibatkan beberapa rumah rata dengan tanah.
Warga berharap dalam jangka pendek dapat dilakukan peningkatan dan perbaikan tanggul Sungai Deli di Kelurahan Martubung sepanjang kurang lebih tiga kilometer, khususnya di wilayah Lingkungan I, II, IV, dan VII.
| Warga Tuntut Pencopotan Lurah Paya Pasir, Dianggap Tak Peduli Korban Banjir, Ini Respons Camat |
|
|---|
| Banjir 1 Meter di Ruas Tol Arah Belawan, Sat Lantas Polres Pelabuhan Belawan Terapkan Contra Flow |
|
|---|
| Wakapolda Sumut Tinjau Banjir di Perumahan Puri Indah Marindal, Pastikan Penanganan Berjalan Cepat |
|
|---|
| Ditsamapta Polda Sumut Terjunkan 58 Personel Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Medan |
|
|---|
| Banjir Lumpuhkan Arteri Binjai-Medan, Polda Sumut Hadir Berikan Solusi lewat Pengawalan di Tol |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/BANJIR-MEDAN-Kondisi-banjir-di-Kelurahan-Martubung.jpg)