Berita Medan

SMP Santo Thomas 4 Medan Adakan Pementasan dan Unjuk Karya Seni Selama 3 Hari

Pementasan dan Unjuk Karya Seni Siswa SMP Santo Thomas 4 Medan dirangkai dalam rangkaian kegiatan

Penulis: Husna Fadilla Tarigan | Editor: Ayu Prasandi
IST
Karya Siswa- Sejumlah siswa SMP Swasta Santo Thomas 4 Medan menampilkan dan memamerkan karya seni lukis bertema lingkungan dalam Pementasan dan Unjuk Karya Seni yang digelar selama tiga hari, 11–13 Desember 2025. Kegiatan ini mengusung tema “Jaga dan Cintailah Lingkungan Kita” sebagai upaya menanamkan kepedulian ekologis serta mengembangkan kreativitas dan karakter siswa sejak dini. 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN- SMP Swasta Santo Thomas 4 Medan mengadakan Pementasan dan Unjuk Karya Seni.

Ketua Panitia, Pery Nainggolan, mengatakan bahwa tema Pementasan dan Unjuk Karya Seni Siswa SMP Santo Thomas 4 adalah “Jaga dan Cintailah Lingkungan Kita.”

Tema ini diangkat dengan latar belakang kondisi akhir-akhir ini, di mana terjadi goncangan ekologis yang menyebabkan longsor dan banjir bandang di beberapa daerah.

Melalui kegiatan ini, diharapkan akan terbangun karakter anak-anak untuk menyadari bahwa bumi bukanlah tanggung jawab sekelompok orang saja, melainkan tanggung jawab semua orang.

Perbuatan-perbuatan kecil untuk menjaga dan melestarikan bumi perlu ditanamkan sejak dini. Jika nilai-nilai ini tertanam dalam diri anak-anak dan seluruh hadirin, maka bumi akan senantiasa terjaga.

Pementasan dan Unjuk Karya Seni Siswa SMP Santo Thomas 4 Medan dirangkai dalam rangkaian kegiatan yang berlangsung pada tanggal 11 hingga 13 Desember 2025.

Pada hari pertama, 11 Desember, dilaksanakan seminar daur ulang sampah yang diikuti oleh beberapa sekolah di lingkungan Yayasan Katolik Keuskupan Agung Medan.

Selain itu, digelar pameran karya siswa yang dapat dibeli oleh pengunjung, lomba vokal solo, lomba melukis dan menggambar yang diikuti oleh sekolah-sekolah SD di Kota Medan, serta bazar makanan berbasis kearifan lokal.

Pada hari kedua, 12 Desember, kegiatan diisi dengan pameran karya siswa dan lomba modern dance yang diikuti oleh beberapa sekolah dari Yayasan Katolik Keuskupan Agung Medan.

Pada hari itu juga diberikan tali kasih kepada para pegawai dan petugas kebersihan sekolah, serta kepada panti asuhan di Tanjung Selamat dan Martubung.

Sementara itu, 13 Desember menjadi acara puncak yang diisi dengan pameran seni siswa serta penampilan tarian etnis dan modern.

Kegiatan ini ditutup dengan penyerahan hadiah kepada para siswa pemenang lomba.


Kepala Sekolah SMP Santo Thomas 4 Medan, Rismanto Pandiangan, mengatakan bahwa sesuai dengan tema acara, berbagai kegiatan diakomodasi, mulai dari penampilan lagu, lukisan, hingga hasil karya siswa dari daur ulang sampah.

Kegiatan ini sangat mendukung pengembangan kreativitas siswa.

Menurutnya, pendidikan tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga mendorong siswa untuk menghasilkan karya-karya yang bernilai.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved