Berita Medan
Cerita Boy Candra, Pemilik Bengkel di Medan, Becak Barang Konsumen Hilang Dicuri
Boy hanya bisa pasrah melihat becak milik konsumennya raib dan harus mengganti kerugian atas becak tersebut.
Penulis: Haikal Faried Hermawan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN- Boy Chandra (32), seorang tukang bengkel sepeda motor, menceritakan kronologi hilangnya becak barang milik konsumennya yang dicuri komplotan maling di Jalan Bunga Raya, Kelurahan Asam Kumbang, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan, pada Sabtu (1/11/2025).
Akibat kejadian tersebut, Boy hanya bisa pasrah melihat becak milik konsumennya raib dan harus mengganti kerugian atas becak tersebut.
Boy menuturkan, awalnya ada dua becak bermotor yang terparkir di halaman bengkel. Ia menyusun becak miliknya sejajar dengan becak barang milik konsumen, lalu merantai keduanya menjadi satu.
Sekitar pukul 01.00 WIB, ia dibangunkan oleh tetangganya yang meminta tolong untuk mengantar ke rumah sakit Margaretha, karena suaminya mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Ringroad.
“Jadi istrinya membangunkan saya untuk diminta mengantar ke rumah sakit Margaretha. Setelah sampai di sana, saya sempat ditahan agar tidak cepat pulang karena kasus kecelakaan itu belum selesai,” ujar Boy Chandra saat ditemui di bengkelnya, Senin (3/11/2025).
Boy mengaku turut membantu menyelesaikan persoalan kecelakaan yang melibatkan tiga pihak — pengendara sepeda motor, pengemudi mobil, dan tetangganya. Karena tidak segera ditemukan titik tengah oleh pihak kepolisian, ia diminta tetap mendampingi sampai urusan tersebut selesai.
Setelah urusan kecelakaan tuntas, sekitar pukul 05.00 WIB Boy kembali ke rumah. Namun, ia terkejut saat mendapati becak barang milik konsumennya sudah hilang dari halaman bengkel.
Saat memeriksa rekaman CCTV, terlihat becak tersebut dicuri sekitar pukul 04.30 WIB — hanya berselang 30 menit sebelum ia tiba di rumah.
“Jadi jaraknya cuma 30 menit. Pelaku beraksi sebelum saya pulang,” katanya.
Boy mengaku saat berangkat ke rumah sakit, ia menggunakan becak miliknya dan tidak menutup kembali tirai plastik atau merantai ulang becak barang konsumen.
Dari rekaman CCTV, tampak pelaku berjumlah dua orang yang datang menggunakan sepeda motor Honda Revo. Mereka diketahui sudah tiga kali mendatangi bengkel Boy sebelumnya.
“Padahal becak itu mati, mesinnya rusak dan mau diperbaiki. Tapi pelaku tetap mengeluarkan becak itu,” tuturnya.
Satu pelaku tampak menunggu di atas sepeda motor, sementara rekannya mendorong becak curian tersebut.
Setelah menyadari kehilangan itu, Boy bersama karyawannya berusaha mencari jejak pelaku di sekitar lokasi, namun tidak berhasil.
“Sudah saya cari sama anggota, tapi nggak ketemu juga. Mungkin memang sudah waktunya,” ucapnya pasrah.
| 13 Fitur AI Diperkenalkan, Permudah Mobilitas hingga Pengelolaan Usaha |
|
|---|
| Penjaga Malam Dibacok Geng Motor Usai Kejar Pelaku Perampasan Tas, Kini Dirawat di RS Eshmun |
|
|---|
| Gowes ke Kantor, Rico Waas Beri Pesan Surat Edaran Tentang Transformasi Budaya Kerja ASN |
|
|---|
| Kepala Disnaker Medan: 110 Ribu Pencari Kerja Dalam Setahun, Mahasiswa Disiapkan Sejak Dini |
|
|---|
| Cerita Lidya, Agen Lion Parcel di Medan, Tumbuh Berkat Tren Bisnis Fesyen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Boy-Chandra-saat-ditemui-Tribun-Medan-menceritakan.jpg)