Berita Internasional
Tak Kuat Mengerjakan Pekerjaan Rumah, Wanita Hamil Diusir Suami dan Ibu Mertua Tengah Malam
Seorang wanita hamil mengalami perlakuan tidak menyenangkan dari suami dan ibu mertuanya hingga akhirnya diusir dari rumah pada tengah malam.
Penulis: Istiqomah Kaloko | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com - Seorang wanita hamil mengalami perlakuan tidak menyenangkan dari suami dan ibu mertuanya hingga akhirnya diusir dari rumah pada tengah malam.
Peristiwa tersebut terjadi setelah korban mengalami mual berat pada masa awal kehamilan yang membuatnya tidak mampu melakukan pekerjaan rumah seperti biasa.
Dikutip dari Eva.vn, Sabtu (14/3/2026), menurut cerita korban, pada masa awal kehamilan dirinya mengalami kondisi mual dan muntah yang cukup parah.
Ia menggambarkan kondisi tersebut seperti perahu kecil yang terombang-ambing di tengah badai. Perut terasa mual, kepala pusing, dan hanya dengan mencium bau tertentu saja ia bisa langsung merasa ingin muntah.
Dokter yang memeriksanya menjelaskan bahwa kondisi tersebut merupakan reaksi yang umum terjadi pada awal kehamilan. Ia pun disarankan untuk banyak beristirahat, menjaga kondisi mental tetap stabil, serta mengonsumsi makanan ringan agar tubuh tetap mendapatkan asupan nutrisi.
Karena kondisi tubuhnya yang lemah, korban kemudian mengambil cuti sakit selama beberapa hari dan lebih banyak beristirahat di kamar. Dalam kesehariannya, ia sering kali harus menahan muntah di kamar mandi dan merasa pusing bahkan hanya untuk berjalan beberapa langkah dari tempat tidur.
Pada awalnya, suami korban masih menunjukkan perhatian. Ia membantu menyiapkan air hangat dan menyarankan istrinya untuk beristirahat. Namun situasi berubah ketika ibu mertua korban datang dari kampung dengan alasan ingin membantu merawat menantunya selama masa kehamilan.
Sejak kedatangannya, ibu mertua korban kerap mengkritik kondisi fisik menantunya yang dianggap terlalu lemah. Ia bahkan membandingkan pengalaman kehamilannya di masa lalu, ketika masih mampu bekerja di ladang hingga usia kandungan tujuh atau delapan bulan.
Selain itu, ibu mertua juga mengambil alih urusan dapur dan memasak berbagai makanan yang menurutnya bergizi.
Namun makanan tersebut justru membuat korban semakin mual karena banyak mengandung minyak dan bumbu yang kuat. Setiap kali mencoba makan, korban sering kali harus berlari ke kamar mandi untuk muntah.
Melihat kondisi itu, ibu mertua justru menuduh korban sengaja tidak menghargai masakannya. Awalnya suami korban sempat menjelaskan bahwa kondisi tersebut merupakan gejala mual saat hamil yang normal. Namun sang ibu tetap bersikeras bahwa menantunya hanya bersikap manja.
Lama-kelamaan, suami korban juga tidak lagi membela istrinya. Ia bahkan beberapa kali menegur korban karena tidak mampu menghabiskan makanan yang sudah dimasak oleh ibunya.
Konflik memuncak pada suatu malam ketika korban merasa sangat lelah dan hanya mampu meminum sedikit bubur sebelum kembali berbaring di kamar.
Saat waktu makan malam hampir selesai, ibu mertuanya memanggil korban untuk keluar makan. Namun korban menjawab bahwa ia tidak mampu makan lagi.
Ibu mertua kemudian masuk ke kamar dan meminta korban untuk bangun, merapikan meja makan, serta mencuci piring karena dirinya merasa kelelahan.
| Dibongkar Mantan Intelijen AS, Presiden Donald Trump Ingin Curi 400 Kg Uranium Iran |
|
|---|
| Akhirnya Iran Melunak, Setuju Buka Kembali Selat Hormuz, Bisa Dilintasi 2 Minggu |
|
|---|
| Istri Diduga Selingkuh dengan Mantan Bos, Suami Curiga setelah Baca Pesan Mesra di HP Istri |
|
|---|
| Suami Aniaya Istri hingga Tewas Gegara Masalah Sepele, Pelaku Tidur dengan Jasad Istri selama 2 Hari |
|
|---|
| Menolak Pulang ke Rumah Suami dan Orangtuanya, Wanita 19 Tahun Lebih Pilih Kekasih Gelapnya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Suami-tega-usir-istri-yang-tengah-hamil-karena-tak-kuat-mengerjakan-pekerjaan-rumah-tangga_.jpg)