Migrasi Kabel Udara ke Mode Tanam di Medan, Warga Berharap Lebih Rapi
Pemerintah Kota Medan melalui Dinas SDABMBK sedang melaksanakan migrasi jaringan utilitas dari sistem kabel udara ke kabel tanam.
Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) sedang melaksanakan migrasi jaringan utilitas dari sistem kabel udara ke kabel tanam. Kegiatan ini dilaksanakan di 12 kawasan Kota Medan.
Masyarakat pun menyambut positif kebijakan tersebut. Seorang warga Medan Kota, Jalan Juanda, Andi (42) berharap penataan kabel ini dilakukan secara konsisten dan menyeluruh. “Kalau kabel sudah ditanam, jalan jadi lebih rapi dan aman. Selama ini banyak kabel menjuntai, apalagi kalau hujan dan angin kencang, kita khawatir,” ujarnya, Kamis (5/2).
Senada, warga lainnya, Siti (35), berharap proyek tersebut tidak hanya berhenti di kawasan tertentu, tetapi bisa merata ke seluruh wilayah kota. Warga berharap pengerjaan ini lebih rapi setelah dilakukan pembongkaran kabel dan tiang.
"Mudah-mudahan bukan cuma di jalan protokol, tapi sampai ke permukiman juga. Biar Medan benar-benar kelihatan sebagai kota besar yang tertata. Harapan kita ya setelah dikerjakan bisa lebih rapi sisa bongkaran," katanya.
Kepala Dinas SDABMBK Kota Medan, Kadis Gibson Panjaitan berharap migrasi jaringan utilitas ini menjadi fondasi penting dalam pembangunan infrastruktur perkotaan yang berkelanjutan. Serta memberikan dampak nyata bagi kenyamanan dan keselamatan masyarakat. "Program ini menjadi bagian dari strategi penataan infrastruktur kota secara terintegrasi guna mewujudkan wajah kota yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat," katanya.
Baca juga: Curi Motor di Indekos, Dua Pemuda Ditangkap
Minimalkan Potensi Gangguan
MIGRASI utilitas ini, kata Gibson, tidak semata-mata berorientasi pada estetika kota, tetapi juga untuk meminimalkan potensi gangguan jaringan akibat faktor cuaca, aktivitas lingkungan, maupun risiko keselamatan pengguna jalan yang selama ini kerap muncul akibat kabel semrawut. "SDABMBK Pemko Medan menargetkan migrasi kabel tanam dilakukan di 12 ruas jalan sepanjang tahun ini," katanya.
Adapun ruas jalan tersebut meliputi Jalan Dr Mansyur, Ir H Juanda, KH Zainul Arifin, Kapten Muslim, Gaperta, Bhayangkara, Meteorologi, GM Panggabean, Karya Wisata, Kejaksaan, Candi Mendut, serta Jalan Candi Borobudur.
“Diharapkan, langkah ini mampu mendukung kelancaran aktivitas masyarakat, meningkatkan keselamatan pengguna jalan, serta memperkuat citra Kota Medan sebagai ruang publik yang tertata dan ramah bagi semua kalangan,” katanya. (dyk/Tribun-Medan.com)
| BERANINYA Warga Thailand Meniti Kabel Listrik Lewati Banjir |
|
|---|
| PILU Alip Rahayu Ibu Muda Tewas Dijerat Suami Sendiri dengan Kabel Internet di Hutan Jati Ponorogo |
|
|---|
| Cuma Pakai CD ASN KPU Buton Bergelantungan di Kabel Listrik Bikin Warga Histeris, Penyebabnya Dikuak |
|
|---|
| Pencurian Kabel Provider di Medan, Pelaku Ngaku Diberi Upah 200 Ribu dan Sudah 20 Kali Beraksi |
|
|---|
| APES Pria Tewas Tersetrum Saat Hendak Maling Kabel di Penjaringan, Terlilit dan Terjepit Tembok |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Proyek-Migrasi-Kabel-Petugas-Sumber-Daya-Air-Bina-Marga-dan.jpg)