APBD Medan Mulai Bisa Dipantau Lewat SIMONALISA, Zakiyuddin: Sistem Inilah yang Dibutuhkan
SIMONALISA hadir sebagai jawaban atas tantangan pengelolaan APBD seperti akses data yang lamban, informasi fiskal yang masih terpecah antar-OPD
Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Ilham Fazrir Harahap
TRIBUN-MEDAN.com – Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap, resmi meluncurkan Sistem Informasi Analisa APBD (SIMONALISA) dalam upaya meningkatkan transparansi dan pengawasan anggaran Kota Medan di Ruang Rapat I Kantor Wali Kota Medan.
SIMONALISA hadir sebagai jawaban atas tantangan pengelolaan APBD seperti akses data yang lamban, informasi fiskal yang masih terpecah antar-OPD, kurangnya analitik real-time, hingga belum optimalnya transparansi dan kapasitas SDM dalam digitalisasi.
Terobosan ini merupakan inovasi peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA), Elviyanti Pohan, yang juga Kepala Bidang Perencanaan Anggaran BKAD Kota Medan.
“Saya dan Pak Wali Kota Rico Waas mengapresiasi inovasi ini. Sistem seperti inilah yang dibutuhkan sekarang,” ujar Zakiyuddin, Rabu (26/11).
Baca juga: Pra Musrenbang 2027: Pemko Medan Perkuat Sistem Pelaporan, Perempuan Anak Prioritas Perlindungan
Ia tegas menyebut, pengelolaan keuangan yang baik adalah kunci mencegah potensi penyimpangan. Dengan SIMONALISA, belanja dinas dapat dipantau akurat dan real-time, termasuk melihat serapan anggaran masing-masing perangkat daerah.
“Kalau keuangan bagus dijaganya, insyaallah tidak ada kebocoran. Kita jadi tahu dinas mana yang menyerap anggaran, mana yang belum. Aplikasi ini menjaga kita agar tak terjadi hal yang tidak diinginkan,” ungkapnya.
Tak hanya soal akuntabilitas, SIMONALISA juga akan menjadi instrumen baru untuk menilai kinerja OPD.
“Anggaran kita besar. Dengan aplikasi ini, kita bisa lihat OPD bekerja atau tidak. Ke depan kita berharap semakin banyak aparatur yang menciptakan sistem seperti ini,” tambahnya.
Baca juga: Presiden PSMS Medan Bakal Belanja Pemain, Pelatih Terancam Jelang Putaran Kedua
Dalam paparannya, Elviyanti menyampaikan SIMONALISA menyajikan dashboard analitik real-time, analisis mandatory spending, evaluasi belanja daerah, hingga rekomendasi kebijakan berbasis artificial intelligence.
Aplikasi ini akan dikembangkan melalui tiga fase, yaitu prototipe dan uji coba, integrasi sistem, lalu pengembangan fitur berkelanjutan. SIMONALISA disebut dapat diakses melalui simonalisa.medan.go.id.
Elviyanti menyebut manfaat aplikasi ini tak hanya mempercepat akses data, tetapi juga memperkuat BKAD sebagai center of excellence pengelolaan fiskal daerah.
Baca juga: Kejatisu Tahan Dua Rekanan Tersangka Korupsi Smartboard Tebingtinggi
“SIMONALISA menjawab keterlambatan data, fragmentasi informasi, dan minimnya analisis fiskal. Sistem ini mempermudah pengambilan keputusan strategis pimpinan daerah,” jelasnya.
Peluncuran SIMONALISA juga diharapkan menjadi langkah maju untuk meningkatkan budaya kerja berbasis data dan literasi digital ASN Pemko Medan, sekaligus mempertebal transparansi fiskal kepada publik.
Kegiatan turut dihadiri Staf Ahli Wali Kota Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Adlan, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Mansursyah, serta Sekretaris Bapenda Kota Medan, T. Robby Chairi. (dyk)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Pemko dan Imigrasi Soroti Pengawasan WNA dan Pengungsi di Medan, Capai 1.000 Pengungsi |
|
|---|
| Pemko Medan Sewa Lahan Warga Sari Rejo Rp 22 Ribu selama 30 Tahun, Ketidakjelasan Ganti Rugi Disorot |
|
|---|
| Tia Ayu: Program Tebus Ijazah Pemko Medan Jawaban Nyata Semangat Hardiknas |
|
|---|
| Pemko Medan Sosialisasikan Insentif Investasi, Dorong Iklim Usaha Lebih Kompetitif |
|
|---|
| Pemko Medan dan Pomparan Raja Silahisabungan Lestarikan Budaya di Era Teknologi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Wakil-Wali-Kota-Medan-Zakiyuddin-Harahap-resmi-meluncurkan-Sistem-Informasi.jpg)