PSMS Medan
Presiden PSMS Medan Bakal Belanja Pemain, Pelatih Terancam Jelang Putaran Kedua
Fendi Jonathan, menegaskan bahwa evaluasi tidak hanya menyasar pemain, tetapi juga seluruh elemen tim, termasuk staf kepelatihan.
Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Ilham Fazrir Harahap
TRIBUN-MEDAN.com – Manajemen PSMS Medan memastikan akan melakukan evaluasi menyeluruh usai rangkaian hasil minor yang diraih dalam lima pertandingan terakhir Pegadaian Championship musim 2025/2026. Rentetan hasil tersebut membuat tim Ayam Kinantan berada dalam tekanan untuk segera bangkit dan kembali meraih kemenangan.
Dalam lima pertandingan terakhir, PSMS tercatat hanya mampu meraih dua kali imbang dan tiga kali kalah. Hasil ini membuat posisi Ayam Kinantan makin sulit bersaing di papan atas.
Kekalahan pertama datang dari Garudayaksa FC dengan skor 0-2 di Stadion Utama Sumatra Utara (31/10), disusul tumbang 0-1 dari FC Bekasi City (9/11).
Baca juga: DIDAPUK Jadi Manajer Tim, Yonathan Janji Tak Buat PSDS DeliserdangTerdegradasi
Dua laga berikutnya berakhir imbang, yakni 1-1 kontra Persekat Tegal (13/11) dan 1-1 melawan PSPS Pekanbaru (19/11). Rangkaian hasil buruk ditutup dengan kekalahan 1-2 dari Sumsel United (24/11).
Presiden Direktur PSMS Medan, Fendi Jonathan, menegaskan bahwa evaluasi tidak hanya menyasar pemain, tetapi juga seluruh elemen tim, termasuk staf kepelatihan.
Menurutnya, performa kurang maksimal dalam beberapa pekan terakhir tak lepas dari berbagai faktor yang harus segera dibenahi demi menjaga stabilitas tim di kompetisi.
“Pastinya manajemen terus memantau dan melakukan evaluasi, tidak hanya terhadap pemain tapi juga tim kepelatihan, agar tim bisa kembali mendapatkan tiga poin,” ujar Fendi kepasa Tribun Medan melalui pesan WhatsApp, Rabu (26/11).
Baca juga: LIVE SCORE Hasil Arsenal vs Bayern Munich Siapa Menang, Prediksi Skor Liga Champions
Ia menegaskan bahwa manajemen ingin memastikan seluruh komponen bergerak ke arah yang sama untuk mengembalikan performa terbaik PSMS. Fendi juga mengungkapkan bahwa kondisi skuad yang pincang turut memengaruhi performa tim. Sejumlah pemain pilar harus menepi akibat cedera, sehingga mengganggu ritme permainan dan variasi strategi yang bisa diterapkan pelatih.
“Di satu sisi, beberapa pemain kita dilanda cedera. Erwin, Zikri, Qodri, Vivi, dan Kim sedang dalam masa pemulihan sehingga dalam beberapa pekan tidak bisa tampil maksimal,” jelasnya.
Dengan keterbatasan komposisi pemain yang tersedia, PSMS harus melakukan rotasi yang tidak selalu berjalan ideal. Karena itu, manajemen sudah mulai menyiapkan langkah belanja pemain untuk memperkuat tim dalam mengarungi putaran kedua.
Baca juga: Jadwal Live Streaming Liga Champions Liverpool vs PSV, Prediksi Line up Pemain
“Oleh karenanya, manajemen menunggu bursa transfer tengah musim di bulan Januari untuk memperkuat kedalaman tim,” tambah Fendi.
Evaluasi ini diharapkan menjadi titik balik bagi PSMS Medan agar bisa kembali bersaing dan mengamankan hasil positif di laga-laga berikutnya.
Mengingat saat ini PSMS Medan berada di peringkat ketujuh klasemen sementara Grup 1 dengan perolehan 14 poin hasil 12 pertandingan yang sudah dilakoni. PSMS Medan hanya meraih 3 kemenangan, 5 hasil seri dan 4 kekalahan. (cr29)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| SMeCK Hooligan Dukung Pemulangan Rachmad Hidayat ke PSMS Medan Musim Depan |
|
|---|
| Presiden PSMS Fendi Jonathan Benarkan Negosiasi Pemulangan Rachmad Hidayat ke Ayam Kinantan |
|
|---|
| Presiden PSMS Medan Fendi Nongkrong bareng Rachmad Hidayat, Sinyal Comeback ke Ayam Kinantan? |
|
|---|
| Sejumlah Pemain Dipastikan Bertahan di PSMS Medan Musim Depan, Ini Kata Fendi Jonathan |
|
|---|
| PSMS Medan Bubar Musim Ini, Suasana Haru dan Keakraban Perpisahan Tim |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Presiden-klub-baru-psms-medan.jpg)