Pra Musrenbang 2027: Pemko Medan Perkuat Sistem Pelaporan, Perempuan Anak Prioritas Perlindungan
Rico memaparkan bahwa banyak perempuan masih mengalami kekerasan dalam rumah tangga, mulai dari luka fisik, trauma psikis hingga berujung kematian
Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Ilham Fazrir Harahap
Sekolah Ditarget Bebas Perundungan
Selain perempuan, pemenuhan hak anak juga menjadi titik berat pembahasan. Rico menyebut banyak anak menjadi korban perundungan, eksploitasi kerja hingga penyalahgunaan narkoba. Ia menegaskan Medan harus menjadi kota yang aman bagi anak—terutama lingkungan pendidikan.
“Saya ingin sekolah-sekolah di Medan bebas dari bullying. Anak-anak harus punya ruang aman untuk melapor, baik ke guru, kepala sekolah, Dinas Pendidikan, bahkan hotline khusus,” tegasnya.
Pemerintah Kota (Pemko) Medan menegaskan komitmennya dalam memberikan perlindungan terhadap perempuan dan anak, termasuk pemenuhan hak-hak dasar mereka, Rico Waas menyebut kasus kekerasan perempuan dan perundungan (bullying) harus cepat diatas demi kemajuan pembangunan kota. (dyk)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Rico Waas Tekankan Optimalisasi Aset BUMD, Dorong Transparansi dan Sinergi Investasi |
|
|---|
| Pemko dan Imigrasi Soroti Pengawasan WNA dan Pengungsi di Medan, Capai 1.000 Pengungsi |
|
|---|
| Pemko Medan Sewa Lahan Warga Sari Rejo Rp 22 Ribu selama 30 Tahun, Ketidakjelasan Ganti Rugi Disorot |
|
|---|
| Trend Nikah on The Street di CFD Medan, Rico Waas: Cinta Saja Tidak Cukup |
|
|---|
| Tia Ayu: Program Tebus Ijazah Pemko Medan Jawaban Nyata Semangat Hardiknas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Wali-Kota-Medan-Rico-Tri-Putra-Bayu-Waas-temu-pers-ditanya-hasil-Paripurna_.jpg)