Kejari Binjai Tetapkan Empat Tersangka Lagi Kasus Korupsi Pekerjaan Fiktif
Penetapan tersangka tersebut setelah tim penyidik melakukan ekspose dan berdasarkan dua alat bukti
Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Eti Wahyuni
TRIBUN-MEDAN.com, BINJAI - Tim Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Binjai, Sumatera Utara, kembali menetapkan empat orang tersangka pada dugaan tindak pidana korupsi pembuatan kontrak atas pekerjaan fiktif pada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Binjai pada Tahun 2022-2025.
"Penetapan tersangka tersebut setelah tim penyidik melakukan ekspose dan berdasarkan dua alat bukti," ujar Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Binjai, Ronald Reagen Siagian, Rabu (1/4/2026).
Lanjut Ronald, tim penyidik menetapkan Joko Waskitono alias JW, Agung Ramadhan alias AR, Suko Hartono alias SH dan Dody Alfayed alias DA sebagai tersangka dalam dugaan tindak pidana korupsi pembuatan kontrak atas pekerjaan fiktif pada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Binjai Tahun 2022-2025.
Joko Waskitono diketahui memiliki jabatan sebagai Asisten II Pemerintah Kota (Pemko) Binjai.
"Terhadap tersangka Joko Waskitono, pasal yang disangkakan adalah Pasal 12 huruf e, Pasal 12 B, Pasal 9 Undang-Undang RI No.20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 20 huruf c KUHPidana," kata Ronald.
Baca juga: Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan Bongkar Sindikat Penjualan Bayi, Enam Tersangka Diamankan
Sedangkan terhadap tersangka Agung Ramadhan, Suko Hartono, dan Dody Alfayed pasal yang disangkakan yaitu Pasal 15 Jo Pasal 12 huruf e, Pasal 15 Jo. Pasal 12 B, Pasal 15 Jo Pasal 9 undang-undang RI No 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
"Terhadap tersangka Joko Waskitono telah dilakukan penahanan hingga 20 hari ke depan dimulai dari tanggal 31 Maret 2026 sampai dengan 19 April 2026," kata Ronald.
"Sedangkan untuk tersangka Agung Ramadhan, Suko Hartono, dan Dody Alfayed belum dilakukan penahanan dikarenakan ketiganya tidak memenuhi panggilan jaksa penyidik. Tersangka Agung Ramadhan beralasan sakit sedangkan para tersangka lainnya belum diketahui alasannya," tambahnya.
Dikabarkan sebelumnya, eks Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Ralasen Ginting terlebih dahulu resmi ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Binjai. Ralasen ditahan penyidik Kejari Binjai pada Selasa (3/3) sore. Ralasen ditetapkan sebagai tersangka dugaan penyelewengan wewenang dan kekuasaan yang memberi keuntungan pribadi senilai Rp 2,8 miliar, dan ditahan di Lapas Binjai.
| Jaksa Tetapkan 4 Tersangka Baru di Kasus Korupsi Kontrak Fiktif Dinas Ketapang dan Pertanian Binjai |
|
|---|
| Jaksa Agung Didesak Usut Dugaan Suap Jaksa RS, Ditengarai untuk Ringankan Hukuman |
|
|---|
| Rekanan dari Luar Kota Kuasai Proyek di Binjai, Tinggalkan Berbagai Masalah |
|
|---|
| Tangan Ridho Indah Purnama Langsung Diborgol atas Dugaan Korupsi DBH Sawit |
|
|---|
| Penampakan Plt Kadis PUTR Binjai saat Dibawa ke Mobil Tahanan, Masih Pakai Seragam Dinas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/DITAHAN-Joko-Waskitono-Asisten-II-Pemko-Binjai.jpg)