GoTo Laporkan Kinerja Kuartal Pertama 2026, Cetak Laba Bersih untuk Pertama Kali

GoTo Laporkan Kinerja Kuartal Pertama 2026, Cetak Laba Bersih untuk Pertama Kali

Tayang:
Editor: Aisyah Sumardi
TRIBUN MEDAN
GoTo Laporkan Kinerja Kuartal Pertama 2026, Cetak Laba Bersih untuk Pertama Kali 

● Aplikasi GoPay terus mendorong pertumbuhan nilai buku pinjaman5 yang mencapai Rp9,9 triliun, meningkat 59 % YoY. Di sisi lain, kualitas kredit tetap konsisten, menunjukkan tata kelola risiko GoTo yang berbasis data mampu mendukung pertumbuhan sambil memastikan risiko kredit tetap terjaga.  

 

On-demand Services  (dalam miliar Rupiah) Periode tiga bulan yang berakhir 31 Maret  2026 2025 Perubahan  YoY %  Indikator operasional     GTV1 16.344 15.710  4 %  Mobility1,6 5.713 5.899  -3 %  Delivery1,6 10.631 9.811  8 %     Indikator keuangan    Pendapatan bersih 3.360 3.007  12 %  Mobility6 815 752  8 %  Delivery6 2.545 2.255  13 %     EBITDA yang disesuaikan2,3 439 314  40 %  Mobility2,3,6 280 222  26 %  Delivery2,3,6 203 133  53 % Biaya korporasi Grup yang dialokasikan (44) (41)  -7 %

 

● GTV1,6 On-demand Services tumbuh 4 % YoY menjadi Rp16,3 triliun, sedangkan pendapatan bersih tumbuh 12 % YoY, mencapai Rp3,4 triliun, didorong oleh perubahan bauran produk dan rasionalisasi belanja insentif.

● EBITDA yang disesuaikan2,3 naik 40 % YoY mencapai rekor Rp439 miliar, yang menandai perbaikan EBITDA yang disesuaikan2,3 positif selama tujuh kuartal berturut-turut.

● Perseroan terus menunjukkan kemajuan di segmen menengah atas (affluent), dengan kelompok ‘Pengguna dengan Pengeluaran Sangat Tinggi’ yang tumbuh 18 % YoY.

● Perseroan tetap berkomitmen untuk mengakselerasi pertumbuhan, melalui kemampuan baru di segmen mass market yang tengah dikembangkan.

● Kesejahteraan mitra pengemudi tetap menjadi prioritas utama dan fundamental bagi ketahanan bisnis. Perseroan mendistribusikan pembayaran Bonus Hari Raya (BHR) kurang lebih Rp110 miliar kepada mitra pengemudi yang memenuhi syarat, dan mulai menyediakan jaminan kesehatan dan ketenagakerjaan (BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan) kepada mitra pengemudi yang memenuhi syarat sejak 1 Februari.  

● Mobility: ○ GTV1,6 Mobility turun 3 % YoY menjadi Rp5,7 triliun dikarenakan faktor musiman yang mempengaruhi volume permintaan.  

○ Pendapatan bersih6 naik 8 % YoY, mencapai Rp815 miliar. ○ EBITDA yang disesuaikan2,3,6 tumbuh 26 % YoY menjadi Rp280 miliar.

● Delivery: ○ GTV1,6 Delivery tumbuh 8 % YoY menjadi Rp10,6 triliun. ○ Pendapatan bersih6 naik 13 % YoY, mencapai Rp2,5 triliun.

○ EBITDA yang disesuaikan2,3,6 tumbuh 53 % YoY, mencapai Rp203 miliar. Lingkungan, Sosial dan Tata Kelola (ESG) GoTo terus berkomitmen fokus pada keberlanjutan, inklusi, dan pengembangan komunitas. Laporan Keberlanjutan tahunan Perseroan, yang menguraikan inisiatif dan kemajuan ESG untuk tahun 2025, kini tersedia bersama dengan Laporan Tahunan Perseroan 2025. Keduanya dapat dilihat di situs web Perseroan.

Perkembangan lain dari kuartal 1 2026 mencakup peningkatan Peringkat ESG MSCI menjadi ‘AA’, yang mencerminkan kemajuan berkelanjutan dalam kinerja ESG Perseroan. Pedoman Kinerja 2026 GoTo tetap mempertahankan pedoman EBITDA Grup yang disesuaikan2 untuk setahun penuh di angka Rp3,2-3,4 triliun, meskipun mencatatkan kinerja yang kuat pada kuartal pertama tahun 2026.

Hal tersebut mempertimbangkan ketidakpastian makroekonomi global yang terjadi saat ini. Proyeksi ini mencerminkan estimasi awal Perusahaan, yang seluruhnya masih bergantung pada berbagai risiko, termasuk meningkatnya persaingan pasar, inflasi biaya, dan ketidakpastian makroekonomi serta variabel lainnya.(*)

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved