GoTo Laporkan Kinerja Kuartal Pertama 2026, Cetak Laba Bersih untuk Pertama Kali
GoTo Laporkan Kinerja Kuartal Pertama 2026, Cetak Laba Bersih untuk Pertama Kali
TRIBUN-MEDAN.com, JAKARTA, INDONESIA - 28 April 2026 – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (“Perseroan” atau “Grup GoTo”, BEI: GOTO), ekosistem digital terbesar di Indonesia, hari ini mengumumkan kinerja keuangan kuartal pertama. Perseroan mencatatkan laba bersih untuk pertama kali sebesar Rp171 miliar, dibandingkan dengan rugi bersih Rp367 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Hans Patuwo, Direktur Utama Grup GoTo, mengatakan: “Pencapaian laba bersih untuk pertama kalinya dalam sejarah GoTo ini menjadi momen penting bagi kami. Hal ini mencerminkan kerja keras tim selama bertahun-tahun dalam mendorong pertumbuhan pendapatan, mengelola biaya secara disiplin, dan menciptakan nilai nyata bagi pelanggan kami, konsumen, mitra pengemudi dan mitra usaha. Perjalanan kami berlanjut seiring dengan upaya kami dalam mengakselerasi pertumbuhan melalui pengembangan produk yang sesuai kebutuhan pelanggan, melalui investasi secara berkelanjutan pada kemampuan bisnis yang akan membantu kami mewujudkan hal ini. Kami berada dalam posisi yang baik untuk menghadapi situasi global saat ini, dan percaya bahwa GoTo dapat tetap memberikan layanan terbaik kepada jutaan masyarakat Indonesia.”
Hans menambahkan, “GoTo mencapai titik ini berkat dukungan jutaan mitra driver di seluruh Indonesia. Kami berkomitmen untuk terus memberikan perlindungan, mendukung kesejahteraan, serta memperkuat berbagai dukungan yang dapat kami berikan kepada mitra driver.” Simon Ho, Direktur Keuangan Grup GoTo, menambahkan: “Pencapaian ini mencerminkan operating leverage yang kini tertanam secara struktural dalam bisnis kami. Pertumbuhan pendapatan melebihi pertumbuhan biaya secara signifikan, baik di bisnis Fintech maupun On-demand Services. Biaya layanan kami juga menurun seiring dengan strategi teknologi dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) kami yang mulai membuahkan hasil. Kami memasuki sisa tahun ini dengan arus kas bebas yang disesuaikan7 positif dan neraca keuangan yang kuat, menegaskan kembali pedoman EBITDA yang disesuaikan2 untuk setahun penuh sebesar Rp3,2-3,4 triliun”
Ikhtisar Kinerja Grup (dalam miliar Rupiah )
Indikator operasional GTV inti4 GTV1 Indikator keuangan Pendapatan bersih EBITDA yang disesuaikan2 Laba/(rugi) bersih periode berjalan 2026 Periode tiga bulan yang berakhir 31 Maret Perubahan YoY persen 2025 137.685 236.316 5.341 907 171 83.221 144.560 4.231 393 (367) 65c&1 % n.a Perseroan mencatatkan laba bersih untuk pertama kalinya sebesar Rp171 miliar, menunjukkan peningkatan Rp538 miliar YoY dibandingkan dengan rugi bersih sebesar Rp367 miliar pada kuartal 1 2025. Perseroan terus meningkatkan skala seiring dengan pertumbuhan Pengguna Bertransaksi Tahunan Grup (ATU)9 sebesar 22 % YoY menjadi 69 juta.
Pendapatan bersih tumbuh 26 % YoY menjadi Rp5,3 triliun seiring dengan pertumbuhan GTV inti4 Grup sebesar 65 % YoY menjadi Rp138 triliun, dengan total GTV1 naik menjadi Rp236 triliun, meningkat 63 % YoY. EBITDA Grup yang disesuaikan2 mencapai Rp907 miliar, naik 131 % YoY, menunjukkan awal yang kuat menuju pedoman kinerja EBITDA Grup yang disesuaikan2 setahun penuh sebesar Rp3,2-3,4 triliun. Perseroan juga mencatatkan arus kas bebas disesuaikan7 positif sebesar Rp1,3 triliun, menunjukkan perbaikan fundamental bisnis, profitabilitas dan disiplin biaya. Imbalan jasa e-commerce GoTo dari PT Tokopedia mencapai Rp288 miliar.
GoTo terus meningkatkan kemampuan teknologinya, memperkenalkan program AI baru yang menyatukan semua inisiatif AI di bawah satu strategi yang berfokus pada pelanggan, yang akan menurunkan biaya layanan, meningkatkan interaksi dan konversi pengguna. Financial Technology (dalam miliar Rupiah kecuali dinyatakan lain) Indikator operasional
GTV inti4 GTV1 Nilai buku pinjaman5 Pengguna bertransaksi bulanan (MTUs, dalam jutaan)8 Indikator keuangan Pendapatan bersih EBITDA yang disesuaikan2,3 Periode tiga bulan yang berakhir 31 Maret 2026 130.636 230.212 9.893 27,5 1.909 364 2025 76.148 138.404 6.203 20,6 1.206 47 Perubahan YoY % 72fY3Xg4 %
● Pengguna Bertransaksi Bulanan (MTU)8 Fintech meningkat sebesar 33 % YoY menjadi 27,5 juta, mendorong lebih dari dua miliar transaksi pada kuartal 1 2026, naik 84 % YoY.
● GTV inti4 tumbuh 72 % YoY menjadi Rp131 triliun, didorong oleh peningkatan berkelanjutan pada segmen pembayaran konsumen serta pertumbuhan yang solid pada jumlah pengguna dan transaksi.
● Pendapatan bersih tumbuh 58 % YoY menjadi Rp1,9 triliun, didorong oleh akuisisi pengguna yang solid, pertumbuhan yang kuat di segmen bisnis pembayaran, dan nilai buku pinjaman yang tumbuh berkelanjutan.
● EBITDA yang disesuaikan2,3 tumbuh 674 % YoY mencapai rekor Rp364 miliar. Hal ini mencerminkan keberhasilan mempertahankan profitabilitas selama enam kuartal berturut-turut yang didorong oleh pertumbuhan pendapatan dan operating leverage.
| Rektor Universitas MTU Wakil Ketua Bidang Kewirausahaan dan Startup APTISI Sumut 2025–2030 |
|
|---|
| Bank Mandiri Bukukan Laba Rp15,4 Triliun di Kuartal I 2026, Perkuat Peran Strategis bagi Pemerintah |
|
|---|
| Apresiasi Karyawan, GoTo Tambah Total Anggaran Bonus Hari Raya 2026 Hingga Dua Kali Lipat |
|
|---|
| GoTo Hadirkan Empat Program Konkret Demi Meningkatkan Kesejahteraan Mitra |
|
|---|
| Bank Sumut Perkuat Komitmen Literasi Keuangan Generasi Muda, Menghadapi Transformasi Ekonomi Digital |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/GoTo-Laporkan-Kinerja-Kuartal-Pertama-2026-Cetak-Laba-Bersih-untuk-Pertama-Kali.jpg)