Sumut Terkini
Sinergitas Pemkab Samosir dengan TNI, 30 Sumur Bor Bantuan KASAD Tersedia
Dari total 50 titik bantuan yang dialokasikan di wilayah Kodim 0210/TU, sebanyak 30 titik diperuntukkan bagi Kabupaten Samosir.
Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, PANGURURAN - Suasana penuh harapan menyelimuti Desa Pardomuan Nauli, Kecamatan Pangururan, Selasa (28/4/2026).
Di tengah perbukitan yang selama ini kerap menghadapi kesulitan air bersih, dentang gong yang dipukul Bupati Samosir Vandiko Gultom menandai dimulainya pembangunan 30 sumur bor bantuan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak melalui program Karya Bhakti TNI.
Launching dilakukan bersama Dandim 0210/TU Ronald Tampubolon dan disaksikan unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta warga setempat.
Dari total 50 titik bantuan yang dialokasikan di wilayah Kodim 0210/TU, sebanyak 30 titik diperuntukkan bagi Kabupaten Samosir.
Seluruh pekerjaan ditargetkan selesai dalam dua bulan ke depan.
Bagi masyarakat Pardomuan Nauli, program ini bukan sekadar pembangunan sumur bor, melainkan jawaban atas kebutuhan dasar yang telah lama dinantikan.
Bupati Vandiko menyampaikan, pihaknya terus berkomitmen menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat meski di tengah keterbatasan anggaran. Menurutnya, pelayanan publik, pembangunan harus tetap berjalan melalui semangat kolaborasi dan sinergi lintas sektor.
"Kami ingin seluruh kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi. Jika kemampuan anggaran terbatas, maka sinergi menjadi jalan keluar. Yang terpenting, masyarakat merasakan manfaat pembangunan," ujar Vandiko Gultom, Selasa (28/4/2026).
Komitmen tersebut menjadi ciri kepemimpinan Vandiko T. Gultom yang dikenal aktif membangun jejaring sinergitas anggaran dengan pemerintah pusat, provinsi, TNI, BUMN, hingga berbagai lembaga lainnya. Dengan pendekatan kolaboratif, berbagai program strategis dapat dihadirkan untuk mempercepat pembangunan di Samosir.
Ia juga menjelaskan, sebelumnya telah membangun sarana pompa air di Kecamatan Onan Runggu melalui dukungan pemerintah provinsi. Tahun ini, empat titik tambahan juga direncanakan melalui APBD, bantuan Pemprov Sumatera Utara dan kedutaan Inggris.
"Dengan tambahan 30 sumur bor dari KASAD, maka total 34 titik sumber air baru akan hadir untuk masyarakat," terangnya.
Ia menjelaskan, kehadiran bantuan sumur bor tersebut bukan datang begitu saja, melainkan melalui berbagai upaya dan lobi ke pemerintah pusat, termasuk kepada Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Panjaitan.
Ia menyebut, beberapa waktu lalu dirinya menyampaikan kebutuhan air bersih masyarakat kepada Luhut Binsar Panjaitan. Permohonan tersebut kemudian mendapat persetujuan dan ditindaklanjuti melalui Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat dengan bantuan pembangunan sumur bor.
"Kami atas nama Pemkab Samosir dan masyarakat mengucapkan terima kasih atas perhatian KASAD TNI yang telah membawa program TNI Manunggal Air ke Samosir," tuturnya.
"Kami bersyukur di tahun 2026 ini, di bawah komando Bapak Maruli Simanjuntak, program ini bisa kembali hadir untuk pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat," sambungnya.
Pemkab Samosir
| Kurir Sabu Ditangkap di Pinggir Jalan Balige, Sempat Buang Barang Bukti |
|
|---|
| Polisi Rekonstruksi Kasus Dugaan Kakek Bunuh Wanita di Hotel Usai Konsumsi Kopi Jantan |
|
|---|
| Jaksa Tuntut Pria Asal Sergai Prayuka Uganda 8,5 Tahun Penjara Perkara Narkoba |
|
|---|
| Naik Becak, Polda Sumut Grebek Indekos Dijadikan Loket Jual Beli Narkoba di Asahan |
|
|---|
| 8 Daerah di Sumut Beri Dana Hibah ke Daerah Bencana Aceh Total 260 M, BKAD: Sesuai Arahan Mendagri |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Suasana-penuh-harapan-menyelimuti-Desa-Pardomuan-Nauli.jpg)