Mahasiswa Universitas MTU Hadir Penyusunan Business Plan di Rengas Pulau
Mahasiswa Universitas MTU Hadir Penyusunan Business Plan di Rengas Pulau
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN -Pemulihan ekonomi tidak hanya tentang membuka kembali pintu usaha yang sempat terhenti. Lebih dari itu, pemulihan adalah tentang menata ulang arah, memperkuat fondasi, dan memastikan setiap langkah ke depan dilakukan dengan perencanaan yang matang.
Hal ini disampaikan Ketua lapangan kegiatan, Program Mahasiswa Berdampak Universitas Mahkota Tricom Unggul (MTU) di Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Lingkungan 1 April Yaman kepada Tribun onlie belum lama ini.
Melalui kegiatan penyusunan Business Plan ungkapnya, mahasiswa Universitas MTU menghadirkan pendekatan yang berfokus pada penguatan Aspek Manajemen UMKM.
“Kegiatan ini dirancang bukan sekadar untuk mendorong usaha kembali berjalan, tetapi untuk membantu pelaku usaha membangun sistem pengelolaan yang lebih terstruktur, terukur, dan berorientasi pada keberlanjutan,” jelasnya.
Di tengah dinamika ekonomi masyarakat yang sebagian besar bergantung pada sektor usaha kecil dan informal lanjutnya, perencanaan bisnis menjadi kebutuhan mendesak. Banyak UMKM selama ini tumbuh dari pengalaman dan ketekunan, namun belum sepenuhnya memiliki perencanaan tertulis yang dapat menjadi panduan pengembangan usaha.
Ia menegaskan bahwa perubahan besar sering kali dimulai dari langkah sederhana: menyusun rencana.
“Business plan bukan hanya dokumen administratif. Ia adalah peta jalan. Dengan perencanaan yang jelas, pelaku UMKM dapat memahami arah usaha, menghitung potensi dan risiko, serta menentukan strategi yang tepat untuk berkembang secara berkelanjutan,” jelasnya.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa Universitas MTU menyusun dan mengimplementasikan modul Business Plan & Strategi Penguatan UMKM yang disesuaikan dengan kondisi riil masyarakat setempat. Modul tersebut dirancang agar mudah dipahami dan aplikatif, sehingga dapat langsung diterapkan oleh pelaku usaha.
Beberapa komponen penting yang ditekankan dalam penyusunan business plan meliputi; analisis peluang pasar berdasarkan kebutuhan masyarakat sekitar. Perumusan konsep usaha yang relevan dan realistis. Penyusunan strategi operasional dan pengelolaan stok. Perencanaan pemasaran yang sesuai dengan daya beli konsumen. Pengelolaan arus kas serta pencatatan keuangan sederhana dan identifikasi risiko usaha dan strategi pengendalian
Pendekatan ini jelasnya mendorong pelaku UMKM untuk melihat usahanya secara lebih menyeluruh—tidak hanya sebagai aktivitas jual beli, tetapi sebagai sistem yang membutuhkan perencanaan dan pengendalian.
Selama ini, sebagian pelaku usaha menjalankan bisnis berdasarkan rutinitas dan pengalaman lapangan. Meskipun metode tersebut menunjukkan daya tahan dan ketangguhan, ketiadaan perencanaan sering kali membuat usaha sulit berkembang secara maksimal.
Melalui penyusunan business plan, pelaku UMKM diajak untuk mulai menetapkan tujuan jangka pendek dan jangka panjang, menghitung kebutuhan modal secara lebih rinci, serta menyusun proyeksi pendapatan yang realistis. Proses ini membantu pelaku usaha memahami kondisi usahanya secara objektif—mana yang perlu diperbaiki, mana yang perlu dipertahankan, dan mana yang perlu dikembangkan.
Perencanaan juga menjadi alat kontrol. Dengan pencatatan keuangan yang tertib dan manajemen stok yang teratur, pelaku usaha dapat meminimalkan kerugian, menghindari pemborosan, serta menjaga stabilitas arus kas.
| Konsulat China Beri Seminar Budaya dan Pendidikan di China Kepada Sivitas Akademika Universitas MTU |
|
|---|
| MTU Gelar Seminar “One Vision One Team”, Satukan Energi Menuju Masa Depan Mahkota Tricom Unggul |
|
|---|
| Mahasiswa Universitas MTU Merayakan Imlek 2577 |
|
|---|
| Universitas MTU Sambut Tim LLDikti 1 Lakukan Pendampingan Akreditas Agribisnis |
|
|---|
| KSPM Mahasiswa Universitas MTU Gelar Seminar Pasar Modal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Mahasiswa-Universitas-MTU-Hadir-Penyusunan.jpg)