Gema Reaksi Cepat atau GRC Lahir kan Kampung Gema Bangsa

Silaturahmi Syawal 1447 Hijriah Partai Gema Bangsa di kawasan Mabar Hilir,

|
Editor: Aisyah Sumardi
TRIBUN MEDAN
Gema Reaksi Cepat (GRC) Lahir kan Kampung Gema Bangsa 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Silaturahmi Syawal 1447 Hijriah Partai Gema Bangsa di kawasan Mabar Hilir, Rabu (1/4/2026) malam, tidak hanya menjadi ajang temu kader, tetapi juga panggung penegasan arah politik berbasis aksi nyata. 

Ketua DPW Sumatera Utara, Ary Oskandar, menegaskan bahwa amanah dari pusat harus diterjemahkan menjadi energi pengabdian di daerah, salah satunya melalui lahirnya Kampung Gema Bangsa.

Gema Reaksi Cepat atau GRC Lahir kan Kampung Gema
Gema Reaksi Cepat atau GRC Lahir kan Kampung Gema Bangsa

Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi sekaligus penguatan ikatan emosional antar kader pasca-Ramadan. Ary secara terbuka membagikan refleksi personal perjalanan politiknya dari Medan, ditempa di Jakarta, hingga kembali mengemban amanah di kampung halaman.

Dalam kesempatan itu, Ary juga memberikan apresiasi khusus terhadap lahirnya Kampung Gema Bangsa yang digerakkan oleh Gema Reaksi Cepat (GRC). Ia menilai inisiatif ini sebagai bukti konkret bahwa partai mampu bergerak cepat dan relevan menjawab kebutuhan masyarakat.

Gema Reaksi Cepat (GRC) Lahir kan Kampung Gema Bangsa
Gema Reaksi Cepat (GRC) Lahir kan Kampung Gema Bangsa

“Kampung Gema Bangsa ini bukan lahir dari wacana, tapi dari kerja nyata. GRC menunjukkan bahwa gerakan cepat dan responsif bisa langsung dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, pendekatan ini menjadi pembeda di tengah praktik politik yang sering berhenti pada retorika. Kampung Gema Bangsa diposisikan sebagai laboratorium sosial, tempat kader tidak hanya berkonsolidasi, tetapi juga hadir memberikan solusi nyata.

 

Ary menegaskan, silaturahmi Syawal bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan instrumen strategis untuk memperkuat soliditas internal partai. Ia menekankan bahwa kekuatan organisasi terletak pada ikatan emosional, bukan hanya struktur formal.

“Kita ini bukan hanya organisasi politik, tapi keluarga besar. Kalau emosinya kuat, InsyaAllah perjuangan kita juga akan kuat,” tambahnya.

 

Di sisi lain, Panitia penyelenggara yang juga merupakan Kordinator GRC, Drs. H. Adi Munasip MM, mengapresiasi tingginya partisipasi kader yang hadir. Bahkan, jumlah kehadiran disebut melampaui target awal, meski sempat diwarnai kekhawatiran akibat cuaca.

“Tadi sempat khawatir karena hujan. Kami pikir tidak sampai target. Tapi Alhamdulillah, justru melebihi ekspektasi,” ujarnya.

 

Menurut Adi, antusiasme ini mencerminkan soliditas dan semangat kebersamaan yang terus terjaga di internal partai.

Dalam sambutannya, Wakil Ketua DPW Partai Gema Bangsa Sumut itu juga menegaskan pentingnya menjadikan nilai-nilai keislaman sebagai landasan dalam berorganisasi dan berpolitik, dengan meneladani Nabi Muhammad SAW sebagai kompas moral.

 

“Dengan ajaran beliau, kita diharapkan mampu membedakan mana yang hak dan mana yang batil, termasuk dalam berpartai,” katanya.

Ia optimistis, dengan fondasi nilai dan semangat kebersamaan, Partai Gema Bangsa akan terus berkembang sebagai kekuatan politik yang berintegritas.

“Insya Allah, Partai Gema Bangsa akan terus bergema dengan hight politiknya,” pungkasnya.(*)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved