Mahasiswa Universitas MTU Merayakan Imlek 2577

Mahasiswa Universitas Mahkota Tricom Unggul (MTU) melaksanakan perayaan Imlek 2577

|
Editor: Aisyah Sumardi
TRIBUN MEDAN
Rektor Universitas MTU Dr. Dompak Pasaribu, SE., M.Si., CPA., CACP didampingi Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Dr. Akim Manaor Hara Pardede, ST., M.Kom, Ketua Alumni Universitas MTU Tony Honkley bersama mahasiswa mengucapkan Go Xi Fa Cai pada acara Imlek yang dilaksanakan Mahasiswa MTU 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Mahasiswa Universitas Mahkota Tricom Unggul (MTU) melaksanakan perayaan Imlek 2577 dengan tema “Chinese New Year Celebration 2026 In Mahkota Tricom Unggul University” di Ruang Theater Room Lt.25 Gadung Grand Jati Junction Jalan Perintis Kemerdekaan No.3A Medan, Senin 2 Maret 2026.

 

Rektor Universitas MTU, Dr. Dompak Pasaribu, S.E., M.Si., CPA., CACP dalam sambutannya mengatakan MTU adalah universitas pluralisme dimana di Universitas MTU terdiri dari berbagai agama dan suku budaya.

Setiap hari besar keagamaan, mahasiswa MTU secara rutin melaksanakan kegiatan sepertu buka puasa bersama, berbagi kasih ke panti asuhan, imlek dan berbagai kegiatan keagamaan lainnya.

Rektor Universitas MTU Dr. Dompak Pasaribu, SE., M.Si., CPA., CACP didampingi Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Dr. Akim Manaor Hara Pardede, ST., M.Kom, Ketua Alumni Universitas MTU Tony Honkley bersama mahasiswa merayakan acara Imlek yang dilaksanakan Mahasiswa MTU
Rektor Universitas MTU Dr. Dompak Pasaribu, SE., M.Si., CPA., CACP didampingi Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Dr. Akim Manaor Hara Pardede, ST., M.Kom, Ketua Alumni Universitas MTU Tony Honkley bersama mahasiswa merayakan acara Imlek yang dilaksanakan Mahasiswa MTU (TRIBUN MEDAN)

Pluralisme adalah sikap dan keyakinan bahwa perbedaan dalam pandangan, agama, kepercayaan, etnisitas, budaya, dan latar belakang social adalah sesuatu yang bernilai dan penting dalam masyarakat. Pluralisme bukanlah sekadar pengakuan terhadap perbedaan, tetapi saling mengenal satu sama lainnya. Seperti kegiatan imlek, mahasiswa di luar suku Tionghoa yang selama ini belum mengenal imlek dengan kegiatan ini dapat mengetahui perayaan imlek.

“Ini bentuk toleransi keagamaan yang dibangun di Universitas MTU. Semua kegiatan keagamaan dilakukan oleh mahasiswa,” ungkap Dompak Pasaribu.

 

Universitas MTU terus mendukung setiap kegiatan mahasiswa yang positif. Diharapkan kegiatan positif yang dilakukan mahasiswa dapat meningkatkan prestasi bukan saja di akademik tapi juga prestasi non akademik.

Sementara Ketua Panitia Imlek 2577 Shinju Valentino Moksa di dampingi Sekretaris Panitia Steven Kosasih menjelaskan perayaan Imlek yang dilaksanakan oleh mahasiswa MTU menjadi simbol indahnya toleransi dan persatuan. Perbedaan budaya dan latar belakang justru memperkaya kita sebagai satu keluarga besar Universitas Mahkota Tricom Unggul.

 

Perayaan Imlek supaya mahasiswa MTU semua dapat mengetahui tentang bagaimana perayaan Imlek dilaksanakan yang merupakan tradisi nenek moyang Tionghoa yang dilakukan secara turun temurun sampai sekarang.

“Kita berharap untuk kedepannya event perayaan imlek di Universitas MTU akan diselenggarakan lebih besar dan meriah lagi,” ungkap Shinju.(*)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved