Berita Viral
SOSOK Zara Qairina Mahathir Beserta Kronologi Kematiannya yang Diduga Korban Bullying
Zara Qairina Mahathir, siswi SMKA Tun Datu Mustapha, Papar, Sabah, Malaysia meninggal dunia diduga korban bullying.
Penulis: Array A Argus | Editor: Array A Argus
TRIBUN-MEDAN.COM,- Publik di Malaysia tengah dihebohkan dengan kematian seorang siswi SMK bernama Zara Qairina Mahathir.
Zara Qairina Mahathir adalah siswi Sekolah Menengah Kebangsaan Agama (SMKA) Tun Datu Mustapha, Papar, Sabah, Malaysia, yang meninggal dunia karena diduga mengalami tindak bullying atau perundungan.
Mulanya, kematian Zara Qairina dianggap wajar oleh pihak terkait.
Zara sempat diduga jatuh dari lantai tiga.
Ia kemudian dimakamkan tanpa proses autopsi.
Baca juga: Profil Letnan Dalimunthe, Wali Kota Padangsidimpuan yang Dikabarkan Diperiksa KPK
Tapi belakangan, muncul kecurigaan netizen dan keluarga korban.
Pihak keluarga kemudian menuntut agar makam Zara Qairina Mahathir dibongkar.
Kasus inikemudian mengundang perhatian warganet di Malaysia.
Netizen turut mendorong agar kasus kematian Zara Qairina Mahathir dibongkar.
Netizen Malaysia pun ramai-ramai mengusung taggar #JusticeForZara.
Mereka meminta agar siapa saja yang nantinya diduga terlibat dalam kematian Zara agar diproses hukum.
Baca juga: Profil Hilman Latief, Doktor Lulusan Belanda Diperiksa KPK Dugaan Korupsi Kuota Haji
Fakta kronologis kematian Zara Qairina
Zara adalah seorang siswi biasa tanpa catatan prestasi khusus yang sempat menarik perhatian publik.
Pada 16 Juli 2025, Zara ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di sebuah saluran drainase dekat asrama sekolahnya.
Ia tergeletak tepat di bawah bangunan lantai tiga,
Mulanya, Zara diduga jatuh dari ketinggian.
Dalam kondisi tak sadarkan diri, Zara dilarikan ke Rumah Sakit Queen Elizabeth I di Kota Kinabalu.
Baca juga: Profil Abu Paya Pasi, Imam Besar Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh
Keesokan harinya, atau 17 Juli 2025, dokter menyatakan Zara mengalami mati otak dan alat bantu hidup dihentikan.
Setelahnya, Zara pun kemudian dimakamkan tanpa proses visum yang seharusnya karena kematian yang dianggap biasa.
Namun, kisah Zara ini rupanya mengundang perhatian publik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Zara-Qairina-Mahathir-korban-bullying.jpg)