1.708 Ha Lahan Hangus Terbakar, Karhutla Tertinggi Ada di Samosir 

Karhutla yang terjadi saat ini, perbukitan Desa Habeahan Naburahan, Sianjur Mula-Mula, Kabupaten Samosir. 

Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Eti Wahyuni
Tribun Medan
Proses pemadaman api terjadi di Puncak Sibodiala. Petugas dari BPBD Sumut dan kabupaten Toba berupaya melakukan penyekatan agar api tidak menjalar hingga hari ini, Rabu (16/7/2025). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Sumatra Utara mengklaim 1.708 hektare lahan di kawasan Danau Toba hangus terbakar. Data tersebut terhitung dari tanggal 2 Juni - 24 Juli 2025.  

Kepala Bidang Perlindungan, Penegakan Hukum, dan Peningkatan Kapasitas Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Sumut, Zainuddin Harahap mengatakan, 1.708 hektare itu hangus terbakar karena adanya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang cukup signifikan, beberapa bulan terakhir. 

Menurut Zainuddin, kawasan Danau Toba yang cukup tinggi Karhutla di daerah Samosir dan Kabupaten Toba. 

Baca juga: Gubsu Bobby Tetapkan Enam Wilayah Sumut Siaga Darurat Karhutla, Berikut Daftarnya

"Karhutla di kawasan Danau Toba ini menghanguskan 1.708 hektare lahan. Paling tinggi Samosir, ada 1.052 hektare lahan yang hangus terbakar hingga hari ini," jelasnya kepada Tribun Medan, Selasa (29/7/2025). 

Zainuddin juga merincikan, jumlah data seluruh lahan yang hangus terbakar di kawasan Danau Toba.

"Kabupaten Simalungun ada 105 hektare lahan yang hangus terbakar, Kabupaten Toba ada 240 hektare lahan yang hangus terbakar, Kabupaten Karo 63 hektare lahan, Kabupaten Dairi 82 hektare lahan, Kabupaten Samosir 1.052 hektare lahan, Kabupaten Humbahas 163 hektare lahan dan Kabupaten Tapanuli Utara 3 hektare," ucapnya. 

Sementara itu, kata Zainuddin, Karhutla di Kawasan Danau Toba hanya terjadi di satu titik.
Karhutla yang terjadi saat ini, perbukitan Desa Habeahan Naburahan, Sianjur Mula-Mula, Kabupaten Samosir. 

"Ada pun kejadian diperkirakan sekitar pukul 09.30 WIB berdasarkan informasi dari masyarakat dan kebakaran masih sedang berlangsung sampai saat ini," jelasnya. 

Ada pun luasan lokasi yang terbakar diperkirakan kurang lebih 5 hektare dan masih berlangsung. 
"Ini status lahan yang terbakar hutan lindung, tapi penyebabnya belum diketahui. Tetapi tim masih dalam tahap pemadaman.

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved