Sumut Terkini
Jeka Saragih Hadapi Joo Sang Yoo di UFC, Petarung Korea Selatan Punya Postur Lebih Tinggi
Petarung kelahiran 21 Januari 1994 ini terakhir kali mengalahkan petarung asal Jepang, Masuto Kawana pada 15 Desember 2024 lalu lewat TKO (punch).
Penulis: Alija Magribi | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, RAYA- Atlet MMA asal Indonesia, Jeka Asparido Saragih akan bersua Joo Sang Yoo dari Korea Selatan pada UFC Fight Night 316 di Newark, New Jersey, Amerika Serikat pada 8 Juni 2025 mendatang. Kedua petarung bertanding di kelas Featherweight.
Secara fisik, Joo Sang Yoo memiliki postur lebih tinggi yakni 1,75 meter (5’ 9”) berbanding Jeka Saragih dengan tinggi badan 1,72 meter (5’ 8”). Keduanya tentu memiliki bobot yang sama, 65 kg atau 145 Lbs.
Bicara rekor, Joo Sang Yoo memiliki rekor 8 menang 0 seri dan 0 kekalahan.
Petarung kelahiran 21 Januari 1994 ini terakhir kali mengalahkan petarung asal Jepang, Masuto Kawana pada 15 Desember 2024 lalu lewat TKO (punch).
Sementara itu Jeka Saragih memiliki rekor 14 menang 4 kalah dan 0 draw. Atlet kelahiran Bah Pasunsang, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara ini terakhir kali menelan kekalahan atas Westin Wilson asal AS pada 16 Juni 2024 lewat Submission di ronde pertama.
Karier Jeka Saragih di UFC sendiri wajib ia perjuangkan. Pasalnya, dari tiga pertarungannya di UFC Fight Night, dua laga berakhir dengan kekalahan.
Jeka kalah melawan Anshul Jubli (India) pada 5 Februari 2023; menang melawan Lucas Alexander (Brasil) pada 19 November 2023; dan kalah atas Westin Wilson (AS) pada 16 Juni 2024.
Menariknya kedua kekalahan Jeka Saragih terjadi saat bertarung lewat pertarungan bawah (matras) ground fighting.
(alj/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| DPRD dan Pemko Siantar Sepakati Pembentukan Dua Peraturan Daerah yang Baru Tahun Ini |
|
|---|
| Polda Lengkapi Petunjuk Usai 4 Kali Dibolak-balik Kasus Penahanan Sertifikat Agunan di Bank Sumut |
|
|---|
| Mendagri Tito Sentil 44 Bupati soal Bencana di Sumatera: Kalau Gak Tahu, Tanya Pak Gus Irawan |
|
|---|
| Kecelakaan Tragis di Parapat, Praktisi Hukum Sebut Negara Bisa Digugat Lewat Citizen Law Suit |
|
|---|
| Saat Warga Batangtoru Bertemu Menteri Maruarar, Ditanya Pembangunan Huntap Sudah Sesuai Ekspektasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Jeka-Asparido-Saragih-melakukan-latihan-jelang.jpg)