Medan Terkini

Kronologi Pencurian Sepeda Motor Mahasiswa di Kosan Padang Bulan Medan

Arairis Akbar (21) menceritakan nahas yang dialaminya setelah dua maling menyatroni kos-kosannya dan menggondol sepeda motor miliknya.

TRIBUN MEDAN/HAIKAL FARIED HERMAWAN
PENCURIAN MOTOR: Korban Pencurian Sepeda Motor Arairis Akbar (21) menceritakan nahas yang dialaminya, setelah dua maling menyatroni kos kosannya dan menggondol sepeda motor miliknya di Jalan Bunga Wijaya XXVII, Kelurahan Padang Bulan Selayang II, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan, Minggu (13/4/2025). 

Tribun-Medan.com, MEDAN - Arairis Akbar (21) menceritakan kejadian nahas yang dialaminya setelah dua maling menyatroni kos-kosannya dan menggondol sepeda motor miliknya.

Sebelumnya, beredar video detik-detik pencurian sepeda motor milik mahasiswa di satu indekos di Kota Medan.

Video pencurian sepeda motor ini pun sontak viral di media sosial.

Berdasarkan Narasi yang tertulis di video unggahan akun Instagram @medanKU, pencurian motor ini terjadi di kos-kosan mahasiswa di Jalan Bunga Wijaya XXVII, Kelurahan Padang Bulan Selayang II, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan, Minggu (13/4/2025).

Aksi para pelaku terekam jelas di Closed-Circuit Television (CCTV) dan beredar di media sosial.

Arairis Akbar mengatakan kejadian ini terjadi pada Sabtu (12/4/2025) sekitar pukul 06.09 WIB.

Awalnya kedua pengendara sepeda motor berhenti di depan gerbang.

Dua orang pelaku memantau kondisi di kos kosan tersebut. Keduanya masuk dan melihat sepeda motor terpakir di halaman kos kosan,

Kedua pelaku melancarkan aksinya dengan mengangkat sepeda motor milik korban.

"Sepeda motor saya diangkat padahal udah dikunci ganda masih ada juga dicuri,"ujarnya.

Ia mengatakan malam itu baru pulang dari acara kegiatan di kampus jadi lebih banyak istirahat.

"Karena posisi saya capek seusai kegiatan di kampus dan besoknya libur jadi puas-puasin tidur," katanya.

Akbar pada saat itu bangun tidur sekitar pukul 11.00 WIB.

Setelah bangun tidur, ia melihat dari jendela sepeda motornya sudah tidak ada.

Ia mengatakan pintu pagar rumah memang tidak di gembok dan hanya ditutup rapat aja.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved