TRIBUN WIKI

Sosok Marina Budiman, Wanita Terkaya di Indonesia, Hartanya Anjlok Hampir Rp 60 Triliun

Marina Budiman adalah wanita terkaya di Indonesia. Harta kekayaannya pada 2025 sempat mencapai Rp123,93 triliun. Pada Maret 2025, hartanya turun Rp 60

Editor: Array A Argus
biskom/pngtree
WANITA TERKAYA- Marina Budiman adalah wanita terkaya di Indonesia dengan harta mencapai Rp123,93 triliun.  

TRIBUN-MEDAN.COM,- Sosok Marina Budiman dikenal sebagai wanita terkaya di Indonesia.

Ia memiliki harta kekayaan yang cukup fatastis.

Berdasarkan data Bloomberg, harta kekayaan Mariana Budiman sempat mencapai US$7,5 miliar atau sekitar Rp123,93 triliun. 

Harta itu diperolehnya ketika saham PT DCI Indonesia meroket tajam.

Baca juga: Sosok Andrew Min, Suami Sarah Kim, Influencer Keturunan Korea yang Kisahnya Viral

Selama tiga hari berturut-turut, harta Mariana Budiman bertambah US$350 juta.

Namun, kondisi itu tak berlangsung lama.

Ketika saham PT DCI Indonesia anjlok, kekayaan bersih Marina Budiman anlok setengahnya, sekitar US$3,6 miliar atau hampir Rp60 triliun. 

Lalu, seperti apa sosok Marina Budiman ini?

Sosok Marina Budiman

Marina Budiman adalah seorang pengusaha sukses dan dikenal sebagai salah satu wanita terkaya di Indonesia.

Baca juga: Profil Rizkil Watoni, ASN yang Akhiri Hidup Usai Dituduh Mencuri HP dan Diduga Diperas Polisi

Ia lahir pada tahun 1961, dan merupakan pendiri serta Presiden Komisaris PT DCI Indonesia Tbk, yang merupakan operator pusat data terbesar di Indonesia.

Marina memulai kariernya setelah lulus dari University of Toronto pada tahun 1985 dengan bekerja di Bank Bali sebagai Account Officer.

Di sana, ia mengembangkan ketertarikan terhadap teknologi dan bisnis.

Pada tahun 1994, Marina mendirikan Indonet, perusahaan penyedia internet pertama di Indonesia.

Baca juga: Profil Willie Salim, Konten Kreator Masak 200 Kg Daging Sapi di Palembang, Hilang Dalam 15 Menit

Kemudian, pada tahun 2000, ia menjabat sebagai Chief Financial Officer di PT Sigma Cipta Caraka hingga tahun 2008.

Bersama Otto Sugiri dan Han Arming Hanafia, ia mendirikan PT DCI Indonesia pada tahun 2011, yang kini menjadi pusat data Tier IV pertama di Asia Tenggara.

Sumber: Grid.ID
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved