Berita Viral

TAMPANG Eks Kapolres Ngada Usai Jadi Tersangka Pencabulan Anak, Akhirnya Pakai Baju Tahanan

Inilah tampang eks Kapolres Ngada AKBP Fajar Widyadharma Lukman usai jadi tersangka pencabulan anak di bawah umur dan akhirnya ditahan pakai baju

Tayang:
Tangkapan layar Kompas TV
FAJAR JADI TERSANGKA: Eks Kapolres Ngada AKBP Fajar Widyadharma Lukman ditetapkan tersangka kasus pencabulan anak, Kamis (13/3/2025). 

Video tak senonoh yang diunggah Fajar ke salah satu situs porno ternyata mendapat atensi dari otoritas Australia.

Otoritas setempat kemudian melakukan penelusuran terhadap konten tersebut. 

Dari situlah, otoritas Australia mendapati lokasi pembuatan video dibuat di Kupang. 

Otoritas Australia kemudian melaporkan temuan tersebut kepada Mabes Polri. 

Setelah itu, Mabes Polri menginstruksikan Polda NTT untuk melakukan penyelidikan mulai Kamis (23/1/2025). 

Mabes Polri menginstruksikan Polda NTT untuk melakukan penyelidikan mulai Kamis (23/1/2025). 

Penyelidikan dimulai dengan menerjunkan Tim Divisi Propam Mabes Polri ke Bajawa, Kabupaten Ngada yang menjadi tempat Fajar bertugas. 

AKBP Fajar Kapolres Ngada kemudian ditangkap pada Kamis (20/2/2025) lalu dibawa ke Jakarta.

Baca juga: KASAD Maruli Bela Anak Buahnya Teddy Indra Wijaya, BG: Kenaikan Pangkat Seskab Telah Sesuai Prosedur

NASIB 3 Anak Bawah Umur Dicabuli Kapolres Ngada, Ketakutan Bertemu Pria Pakai Baju Cokelat

Sementara itu nasib miris tiga anak di bawah umur yang dicabuli mantan Kapolres Ngada AKBP Fajar Widyadharma Lukman.

Nasib tiga anak di bawah umur yang dicabuli AKBP Fajar Widyadharma Lukman terungkap.

Tiga korban pencabulan AKBP Fajar Widyadharma Lukman tersebut ternyata mengalami trauma berat.

Bahkan, korban ketakutan bertemu pria yang mengenakan baju berwarna cokelat.

Diwartakan sebelumnya, AKBP Fajar Widyadharma Lukman disinyalir telah mencabuli tiga anak di bawah umur di tahun 2024 lalu.

Kasus tersebut terbongkar setelah Polda NTT mengungkap kasus kekerasan seksual seorang anak berusia 6 tahun yang dilakukan oleh AKBP Fajar Widyadharma Lukman.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved