Berita Viral

PENGAKUAN Febri Arifin Pembunuh Ibu dan Anak Dalam Toren, Ambil Rp50 Juta, Bohong Bisa Gandakan Uang

Uang yang diambil itu sedianya akan digandakan oleh korban. Sebab, pelaku mengaku mempunyai kenalan dukun pengganda uang.

Tayang:
KOMPAS.com/BAHARUDIN AL FARISI
AMBIL UANG KORBAN: Febri Arifin (31), membunuh TSL (59) dan ES (35), ibu dan anak yang ditemukan dalam toren. Ia mengambil uang korban Rp50 juta yang sebelumnya akan digandakan. 

TRIBUN-MEDAN.com - Inilah pengakuan Febri Arifin, pembunuh ibu dan anak dalam toren.

Usai membunuh, Febri mengambil uang Rp50 juta milik korbannya, TSL (59) dan ES (35).

Kepada korban, sebelumnya Febri Arifin mengaku mempunyai kenalan dukun pengganda uang.

Baca juga: Academy Kwarta Resmi Datangkan Liestiadi Sebagai Staf Pelatih

Sehingga uang tersebut sudah disediakan korban dalam rumahnya. 

Usai melakukan aksinya, Febri pun langsung mencari uang tersebut dan mengambilnya sebelum pergi.

"Pelaku mencari uang yang tadi disebutkan korban pertama untuk digandakan dan ditemukan uangnya dan diambillah sejumlah Rp 50 juta," ujar Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi di Polres Metro Jakarta Barat, Kamis (13/3/2025).

Baca juga: Kejari Deli Serdang Tahan Kades Tanjung Garbus II yang Korupsi APBDes 2024, Rugikan Negara 452 Juta 

Dia menuju Kalijodo untuk membuang barang bukti pembunuhan itu.

"Setelah itu pelaku menuju Tanggul, Kalijodo di malam harinya untuk membuang pipa besi yang digunakan tadi untuk melumpuhkan dan untuk membunuh korban-korban," kata dia.

Kemudian, pelaku pulang ke kampung halamannya di Banyumas, Jawa Tengah, menggunakan sepeda motor.

PEMBUNUHAN IBU DAN ANAK- Polisi menangkap pembunuh ibu dan anak yang jasadnya disembunyikan di toren di Tambora Jakarta Barat. Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Arfan Zulkan Sipayung menyampaikan bahwa pelaku ditangkap di Banyumas, Jawa Tengah.
PEMBUNUHAN IBU DAN ANAK- Polisi menangkap pembunuh ibu dan anak yang jasadnya disembunyikan di toren di Tambora Jakarta Barat. Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Arfan Zulkan Sipayung menyampaikan bahwa pelaku ditangkap di Banyumas, Jawa Tengah. (Warta Kota/Nuri Yatul Hikmah)

Saat baru tiba di Cirebon, pelaku sempat membuang ponsel milik korban.

"Untuk pelaku berhasil diamankan di Banyumas pada tanggal 9 Maret 2025 sekitar pukul 23.30 WIB," ucap dia.

Kesal Dicaci Korban

Febri Arifin (31), membunuh TSL (59) dan ES (35) karena emosi setelah dicaci maki korban usai praktik penggandaan uangnya gagal.

Kepada para korbannya, pelaku mengaku mempunyai kenalan dukun pengganda uang dan pencari jodoh.

"Tetapi pada saat proses menggandakan uang, terlalu lama, dan tidak berhasil. Akhirnya, korban pertama (TSL) marah-marah kepada pelaku dan juga mencaci maki pelaku," ujar Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi di Polres Metro Jakarta Barat, Kamis (13/3/2025).

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved