Sumut Terkini

Bupati Toba Effendi Napitupulu Gelar Konsultasi Publik Ranwal RKPD Kabupaten Toba 2026

Setelah tiba di Toba, Bupati Effendi Napitupulu menggelar konsultasi publik rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Toba.

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Randy P.F Hutagaol
DOK/KOMINFO TOBA
RKPD TOBA - Bupati Toba Effendi Napitupulu menggelar konsultasi publik pada penyusunan rancangan awal (ranwal) RKPD Kabupaten Toba 2026 di Kantor Bupati Toba, Selasa (4/3/2025).Dalam konsultasi publik ini, ada 5 narasumber turut menyampaikan materi terkait dengan kondisi Kabupaten Toba secara umum. 

TRIBUN-MEDAN.com, BALIGE - Setelah tiba di Toba, Bupati Effendi Napitupulu menggelar konsultasi publik rancangan awal (ranwal) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Toba tahun 2026 di Kantor Bupati Toba, Selasa (4/3/2025).

Dalam konsultasi publik ini, ada 5 narasumber turut menyampaikan materi terkait dengan kondisi Kabupaten Toba secara umum.

Para narasumber yang menyampaikan materi adalah Kaban Bappelitbangda Kabupaten Toba, Sofian Sitorus, Perwakilan Kepala Bappelitbangda Sumut Ika Hardina Lubis, Kepala BPS Toba Sabar Alberto Harianja, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Fernando Samosir dan Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah Henry Sitompul.

Effendi Napitupulu menyampaikan, konsultasi publik merupakan langkah awal dalam menyosialisasikan rancangan awal RKPD Kabupaten Toba tahun 2026 sekaligus menjadi media mengakomodir saran dan masukan guna penyempurnaan rumusan ranwal. Serta, perbaikan pelaksanaan pembangunan daerah di Kabupaten Toba untuk mewujudkan Toba Mantap 2029.

"Untuk mewujudkan visi pembangunan Toba Mantap 2029 bukanlah pekerjaan mudah, dibutuhkan sinergi, inovasi, diskusi serta komitmen bersama antara pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan," ujar Effendi Napitupulu, Selasa (4/3/2025).

"Untuk mewujudkan itu akan dilakukan transformasi bahwa pemerintah adalah pelayan (parhobas), membangun desa dan menata kota, membangun infrastruktur jalan dan irigasi yang berkualitas terintegrasi dan berkeadilan," tuturnya.

"Pelayanan masyarakat yang responsif dan berkualitas terutama dibidang kesehatan, pendidikan, perizinan dan kependudukan. Lalu, memperkuat komunikasi dan jaringan pemerintah pusat dan pemerintah propinsi menjadi aksi nyata mewujudkan visi Toba Mantap 2029," ungkapnya.

Menurutnya, penyusunan RKPD Tahun 2026 juga harus adaptif, integratif dan mampu menjawab permasalahan yang dihadapi pemerintah daerah dan masyarakat secara tepat dan strategis.

Selanjutnya, Ketua DPRD Toba Franshendrik Tambunan menyampaikan, konsultasi publik merupakan langkah awal bagi kepala daerah menyusun perencanaan pembangunan.

"Kedepan lebih tepat sasaran dan memberi manfaat bagi masyarakat Kabupaten Toba. Kami DPRD turut serta dalam membangun Kabupaten Toba," tutur Franshenrik Tambunan.

"Kami juga terbuka menerima saran dan masukan demi terwujudkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Toba," sambungnya.

Sejumlah Materi Disampaikan dalam Konsultasi Publik

Kepala Bappelitbangda Kabupaten Toba, Sofian Sitorus menyampaikan sejumlah prioritas pembangunan Kabupaten Toba tahun 2026.

Pertama, peningkatan kualitas dan pemerataan infrastruktur dengan sasaran meningkatkan kualitas dan pemerataan jalan kabupaten. Selain itu, meningkatkan layanan irigasi pada sentra produksi, akses air minum, akses pengelolaan limbah domestik, dan akses perumahan dan permukiman layak.

Kedua, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dengan sasaran meningkatkan sarana, prasarana pendidikan dan kesehatan serta menurunkan prevalensi stunting.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved