Berita Viral

MISTERI 2 Orang Naik ke Speedboat Benny Laos Sebelum Meledak, Kuasa Hukum Curiga Ada Sabotase

Pengacara Benny Laos Hendra Karianga mengatakan, jika speedboat itu terkabar maka ada kaitannya dengan human eror.

Tayang:
IG
MISTERI 2 Orang Naik ke Speedboat Benny Laos Sebelum Meledak, Kuasa Hukum Curiga Ada Sabotase 

"Nah tiba-tiba setelah almarhum naik ke speedboat, orang dua itu menghilang, beberapa lama waktu kemudian speedboat-nya meledak dari depan," ungkap Hendra lagi.

SOSOK Sherly Tjoanda Disulkan Menjadi Pengganti Benny Laos sebagai Calon Gubernur Maluku Utara 2024. (IG)
SOSOK Sherly Tjoanda Disulkan Menjadi Pengganti Benny Laos sebagai Calon Gubernur Maluku Utara 2024. (IG) (IG)

Untuk itu, pihaknya pun meminta kepolisian untuk menyelidiki apakah speedboat Bela 72 itu meledak atau terbakar.

"Kalau dari hasil penyelidikan kami tim, itu meledak bukan terbakar. Kalau meledak berarti bukan human eror, ada unsur kesengajaan, sabotase yang dilakukan oleh orang tertentu yang mengakibatkan speedboat Bela 72 itu meledak dan menimbulkan 6 korban jiwa," tandasnya.

Ia juga mengatakan, sampai saat ini sudah ada 16 saksi yang diperiksa dan barang bukti dari Polres Taliabu juga sudah diserahkan.

Hendra juga menyinggung soal video yang beredar setelah kejadian tersebut.

"Setelah kejadian ada video yang dibuat, apalagi sempat ada dua orang yang naik ke speedboat," katanya.

Baca juga: JAM Tayang Man United Vs Brentford Pekan Ini, Erik ten Hag Dihadapkan Tantangan Berat Pemain Cedera

Terlihat pada video yang viral itu, seorang pria merekam kondisi speedboat Benny Laos yang sedang terbakar dan mengeluarkan kepulan asap hitam yang tinggi.

"Benny Laos punya speed terbakar, meledak," kata pria di suara itu.

Kemudian ia mengatakan kalau speedboat itu dibakar oleh seseorang.

"Masuk Taliabu orang bakar," kata dia.

Lalu pria itu juga menjelaskan kalau speedboat itu meledak di Pelabuhan Bobong.

"Meledak, jam setengah 2 di Pelabuhan Bobong," ucapnya.

Baca juga: Tips Agar Lolos Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 72 yang Bakal Dibuka Akhir Oktober 2024

Pria itu juga mengatakan kalau wilayah Taliabu memang keras dan tidak bisa sembarang orang masuk.

"Ini Taliabu bos, masuk sembarang wahu, keras bos," kata dia.

Kapolres Pulau Taliabu, AKBP Totok Handoyo mengtakan, pihaknya masih mengumpulkan bukti dan keterangan saksi.

Sumber: Tribun Bogor
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved