Jokowi Resmikan Tol Kisaran
PENGAKUAN Jokowi Berhentikan Kepala BIN Jenderal Budi Gunawan, Sebut Permintaan Prabowo Subianto
Jelang akhir masa jabatan, Presiden Jokowi memberhentikan Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan dari jabatan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN).
Penulis: Alif Al Qadri Harahap | Editor: Juang Naibaho
TRIBUN-MEDAN.com, KISARAN - Jelang akhir masa jabatan, Presiden Jokowi memberhentikan Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan dari jabatan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN).
Pemberhentian Budi Gunawan yang merupakan mantan ajudan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri itu, tertuang dalam surat R-51/Pres/10/2024 tertanggal 10 Oktober 2024.
Jokowi telah menyurati DPR RI agar mempertimbangkan pemberhentian dan pergantian kepala BIN.
Dalam surat tersebut, Presiden Jokowi mengusulkan satu nama yakni Letjen TNI (Purn) Muhammad Herindra, yang saat ini menjabat sebagai wakil menteri pertahanan di bawah Prabowo Subianto.
"Bersama ini kami sampaikan calon kepala BIN atas nama Muhammad Herindra untuk menggantikan Budi Gunawan, guna mendapatkan pertimbangan DPR RI yang selanjutnya akan ditetapkan pemberhentian dan pengangkatannya," demikian isi surat Presiden kepada DPR RI.
Dalam kunjungannya ke Kabupaten Asahan, Sumatra Utara (Sumut), Rabu (16/10/2024), Presiden Jokowi buka suara ihwal surat pemberhentian Budi Gunawan.
Kata Jokowi, surat pemberhentian yang dikirimkan tersebut hanya administratif atas rencana pergantian kepala BIN yang baru.
"Kalau itu hanya administratif saja. Karena, tanggal 21 nanti akan dilantik oleh bapak Prabowo kepala BIN yang baru," kata Jokowi, Rabu.
Jokowi menyampaikan keputusan pergantian kepala BIN diambil setelah berdiskusi dengan Presiden terpilih, Prabowo Subianto.
"Kita juga telah berbicara dengan Pak Prabowo. Itu atas permintaan dari Pak Prabowo," ujarnya.
Langkah Jokowi memberhentikan Budi Gunawan dari jabatan Kepala BIN menimbulkan spekulasi.
Ada yang menyebut, Budi Gunawan akan mendapatkan posisi penting di Kabinet Prabowo Subianto mendatang. Langkah ini konon sebagai upaya merangkul PDIP yang mendapatkan kursi terbanyak di DPR RI.
Di sisi lain, peralihan jabatan Kepala BIN dari Budi Gunawan kepada Herindra dianggap langkah strategis untuk memperkuat agenda pemerintahan baru Prabowo Subianto.
Ada pula yang berspekulasi bahwa Budi Gunawan didepak dari jabatan strategis karena dianggap sebagai orang dekat Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Adapun PDIP sampai saat ini belum menentukan sikap politiknya, apakah akan berada di lingkaran pemerintahan atau oposisi. Dikabarkan sikap politik PDIP akan diputuskan setelah pertemuan Megawati dengan Prabowo.
Presiden Jokowi
Budi Gunawan
Badan Intelijen Negara
Kepala BIN
Muhammad Herindra
Kepala BIN Muhammad Herindra
Kunker Terakhir Jokowi di Sumut
TribunBreakingNews
| JOKOWI: Dapat Mempercepat Distribusi Logistik, Resmikan Ruas Tol Kisaran-Limapuluh di Sumut |
|
|---|
| Rela Nunggu dari Pagi, Hendra Syok Jokowi Ambil HPnya dan Ajak Selfie saat Peresmian Tol Kisaran |
|
|---|
| Warga Berharap Jalan Besar Gedangan Diperbaiki, Sebut Rusak akibat Pembangunan Tol Kisaran |
|
|---|
| Indonesia Kalah Melawan China, Presiden Jokowi: Masih Ada Peluang |
|
|---|
| Berhentikan Kepala BIN, Jokowi : Sudah Berdiskusi dengan Prabowo |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Budi-Gunawan-telah-diusulkan-Presiden-Jokowi.jpg)