TRIBUN WIKI

Sosok Kartono Huang, Caleg Gagal dari Perindo Jadi Kurir 45 Kg Sabu Ngaku Keturunan Oei Hi Tam

Kartono Huang adalah caleg gagal dari Partai Persatuan Indonesia (Perindo). Setelah gagal nyaleg, dia banting setir jadi kurir 45 Kg sabu

Editor: Array A Argus
Internet
Kartono Huang atau Kartono, caleg gagal Perindo jadi kurir 45 Kg sabu dan 30 ribu butir pil ekstasi 

TRIBUN-MEDAN.COM,- Sosok Kartono Huang atau Kartono adalah caleg gagal dari Partai Persatuan Indonesia (Perindo).

Ia sempat maju pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 sebagai calon Anggota DPRD Kabupaten Rokan Hilir, Riau untuk Dapil I.

Adapun daerah pemilihannya meliputi Kecamatan Bangko, Kecamatan Sinaboi, Kecamatan Pekaitan, dan Kecamatan Batu Hampar.

Kartono memperoleh suara 1.847. 

Namun, ia gagal jadi Anggota DPRD Kabupaten Rokan Hilir.

Baca juga: Profil Silmy Karim, Dirjen Imigrasi Kemenkumham yang Pernah Tempuh Pendidikan Kemiliteran

Di laman lezen.id, Kartono Huang disebut lahir di Bagansiapiapi, Riau.

Ia cuma tamatan SMA, yang mengambil paket C di Pendidikan Kesetaraan Paket C Berkat Bismillah.

Setelah gagal jadi caleg, Kartono Huang banting setir jadi kurir narkoba.

Ia nekat hendak mengedarkan 45 Kg sabu dan 30 ribu butir pil ekstasi.

Narkoba tersebut diperolehnya dari Malaysia.

Baca juga: Sosok Edwin Agustinus Ray, Kakak Kandung Nikita Mirzani yang Sabar Menenangkan Lolly saat Tantrum

Kronologis Penangkapan Kartono Huang

Dikutip dari Tribun Timur, penangkapan Kartono Huang bermula saat patroli yang dilakukan anggota Bhabinkamtibmas Polsek Bangko di Jalan Pesisir dekat muara Sungai Rokan, di Kecamatan Bangko, Kabupaten Rohil, Senin (16/9/2024).

Polisi menemukan satu unit mobil merk Daihatsu Sigra warna silver BM 1755 WA sedang parkir di pinggir jalan dekat sungai.

Personel Bhabinkamtibmas lantas mencoba mengecek mobil tersebut.

Tiba-tiba dari dalam mobil keluar seseorang pria yang belakangan diketahui berinisial K.

Baca juga: Profil Salsabila Syaira, Eks Presenter yang Sempat Diisukan Punya Hubungan dengan Rocky Gerung

"Personel Bhabinkamtibmas bertanya sedang ngapain di pinggir sungai. Dijawab oleh tersangka K ini, ada buaya besar dekat jembatan, dia tidak berani lewat," ungkap Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Pol Manang Soebeti, saat ekspos kasus, Rabu (18/9/2024).

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved