Berita Viral

Pengakuan Indra Perkosa dan Habisi Gadis Penjual Gorengan, Polisi: Keterangannya Berubah-ubah

Pengakuan tersebut ia sampaikan saat dilakukan pemeriksaan mendalam setelah ia berhasil diamankan polisi.

|
Kolase Tribun Medan
Nia Kurnia Sari, gadis penjual gorengan dan Indra Septiarman 

TRIBUN-MEDAN.com - In Dragon alias Indra Septiarman akhirnya mengakui telah me;lakukan pemerkosaan dan pembunuhan pada Nia Kurnia Sari, gadis penjual gorengan.

Pengakuan tersebut ia sampaikan saat dilakukan pemeriksaan mendalam setelah ia berhasil diamankan polisi.

IS mengakui perbuatannhya telah melakukan pemerkosaan dan pembunuhan pada Nia.

Namun, polisi belum bisa memastikan apakah hanya IS saja pelakunya atau ada pelaku lainnya.

Dari pemeriksaan , polisi juga belum bisa memastikan motif pelaku karena keterangannya sering berubah-ubah.

Berdasarkan hasil penyelidikan pihak kepolisian, tersangka kasus gadis penjual gorengan IS mengaku melakukan pembunuhan dan pemerkosaan terhadap Nia Kurnia Sari (NKS).

Kapolres Padang Pariaman AKBP Ahmad Faisol Amir, membenarkan pengakuan tersangka berinisial IS ini, setelah melakukan pemeriksaan.

"Pengakuan sementara benar, tersangka melakukan pembunuhan dan pemerkosaan," ujar Kapolres Padang awak media, Kamis (19/9/2024).

Hanya saja pihak kepolisian belum bisa memastikan apa motif dan kronologis dari kejadian tersebut.

Pihak kepolisian juga masih menduga hanya satu tersangka yang terlibat dalam kasus ini.

In Dragon alias IS tersangka pembunuh Nia Kurnia Sari
In Dragon alias IS tersangka pembunuh Nia Kurnia Sari (tangkap layar)

"Apakah pemerkosaannya setelah atau sebelum pembunuhan, kami masih dalami, karena pengakuan tersangka masih berubah-ubah," ujarnya.

IS pasrah saat berhasil ditangkap dalam rumah kosong milik warga sewaktu bersembunyi di atas loteng, di Padang Kabau, Kayu Tanam, 2×11 Kayu Tanam, Padang Pariaman, Kamis (19/9/2024).

Kapolres Padang Pariaman, AKBP Ahmad Faisol Amir, mengatakan, IS diamankan saat pihak kepolisian mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada yang janggal di rumahnya.

Rumah tersebut biasanya tidak dihuni oleh pemilik rumah, pemilik rumah sering menghuni rumahnya yang lain.

Saat mengunjungi rumahnya yang kosong tersebut, warga curiga karena rumah terkunci dari bagian dalam.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved