Berita Medan
Pengemudi Ojol Jadi Korban Begal di Jalan Medan-Binjai, Kasusnya Masih Diselidiki Polisi
Kanit Reskrim Polsek Sunggal, AKP Suyanto Usman Nasution, mengatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari korban.
TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN - Polisi masih selidiki kasus, pengemudi ojek online (Ojol) bernama Johannes Tarihoran, yang jadi korban perampokan atau begal.
Kanit Reskrim Polsek Sunggal, AKP Suyanto Usman Nasution, mengatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari korban.
"Laporannya sudah kita terima," kata Usman kepada Tribun-medan, Minggu (4/8/2024).
Katanya, kasus tersebut saat ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
"Saat ini kita masih selidiki dan memburu terduga pelakunya," sebutnya.
Selain itu, Usman mengatakan, pihaknya juga masih melakukan pemeriksaan saksi termasuk rekam CCTV, agar kasus tersebut bisa terang benderang.
"Kita masih memeriksa rekaman CCTV dan meminta keterangan dari para saksi," ucapnya.
Sebelumnya, seorang pengemudi ojek online (Ojol) bernama Johannes Tarihoran diduga menjadi korban begal bersenjata tajam di Jalan lintas Medan-Binjai, pada Kamis (1/8/2024) dinihari.
Agam, ketua komunitas Gabungan Ojek Roda Dua Medan Sekitar (Godams) mengatakan, Johanes merupakan Ojol yang tinggal di Kota Binjai, namun kesehariannya mencari penumpang di Kota Medan.
Diceritakan Agam, saat itu korban baru saja mengantar jemput penumpang, kemudian nongkrong dengan teman di sekitar Jalan Pinang Baris, Kecamatan Medan Sunggal.
Sekira pukul 03:00 WIB dinihari, korban pun hendak pulang ke Kota Binjai mengendarai sepeda motor Honda Scoopy BK 6937 RBM.
Saat perjalanan, rupanya dia dibuntuti dua sepeda motor berjumlah tiga orang membawa senjata tajam berupa parang dan celurit.
Kemudian para pelaku mendekati korban dan menebaskan senjata tajam.
Korban spontan menepis menggunakan tangannya.
Kemudian karena semakin terdesak, korban akhirnya terjatuh.
| Inspektorat Siap Benahi Pelaksanaan MTQ, Anggaran Akan Dikembalikan ke Bagian Kesra |
|
|---|
| Penghijauan Sekolah Jadi Media Belajar Lingkungan bagi Siswa di Medan |
|
|---|
| 4 Koperasi Jadi Pihak Intervensi Digugatan Kelompok Tani Plasma di PTUN Medan |
|
|---|
| Sidang Tuntutan Pria Bunuh Istri Lantaran Ditolak Berhubungan Badan Ditunda di PN Medan |
|
|---|
| PUD Pembangunan Nyaris Bangkrut, Godfried Soroti Medan Zoo & Kolam Renang Deli: Direksi Jangan Tidur |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Ojol-Korban-Begal-Jalan-Medan-Binjai.jpg)