Breaking News

Deli Serdang Terkini

Besi-besi Fasilitas Publik di Lubuk Pakam hingga Tanjung Morawa Terus Berhilangan, Ini Kata Polisi

Sejumlah fasilitas publik yang ada di pinggir jalinsum kawasan Lubuk Pakam dan Tanjung Morawa rusak setelah besi-besinya dipotongi.

Penulis: Indra Gunawan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/HO
Para pemuda menaiki jembatan penyeberangan di dekat persimpangan Jati Sari depan stadion Baharoeddin Siregar Kamis, (25/7/2024). 

TRIBUN-MEDAN. com, LUBUKPAKAM - Sejumlah fasilitas publik yang ada di pinggir Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) kawasan Lubuk Pakam dan Tanjung Morawa rusak setelah besi-besinya dipotongi dan diduga dicuriin orang tidak dikenal (OTK).

Dari amatan www.tribun-medan.com setidaknya ada tiga fasilitas publik yang saat ini sudah rusak dan jadi perhatian banyak pihak.

Di antaranya jembatan penyeberangan persimpangan Jatisari Lubuk Pakam, jembatan paluh kemiri dan jembatan Sei Blumai Tanjung Morawa.

Untuk di jembatan penyeberangan di dekat persimpangan Jati Sari, tiang besi penyangga untuk pegangan ketika pengguna jembatan ingin naik dan turun sudah hilang sebagian.

Tampak dari bagian besi yang hilang, ada bekas gergajian.

Karena kondisi ini masyarakat yang ingin naik dan turun jembatan disarankan untuk tetap berhati-hati karena dari atas sampai bawah hanya tinggal di satu sisinya saja yang masih tersisa besinya.

Sementara itu di titik jembatan sungai kualanamu, besi-besi di dekat pinggir jembatan juga tampak hilang dan banyak bekas potongan gergaji.

Kondisi ini bisa sangat membahayakan jikalau ada pengguna jalan yang melintas di area jembatan ini karena bisa saja terjatuh ke sungai.

Hal ini lantaran sudah tidak ada lagi pembatas antara jalan dan sungai.

Pemandangan yang tidak jauh berbeda juga terlihat di jembatan sei Blumai. Besi besi yang menjadi pembatas di bagian tengah jembatan semakin banyak yang berhilangan.

Karena ukuran besi yang tinggi dan punya nilai ekonomis yang tinggi membuat pelaku pencurian besi ini bertahap mencurinya dari lokasi.

Sejauh ini belum ada tampak tindak lanjut dari pihak terkait atas kondisi fasilitas publik yang rusak ini.

Meski bisa membahayakan pengguna jalan dan berdampak besar pada kondisi fisik fasilitas publik tersebut namun belum ada tindak lanjut.

Diduga aksi-aksi pencurian besi terhadap fasilitas publik ini dilakukan pada malam hari.

Kasat Sabhara Polresta Deli Serdang, Kompol Supendi belum mau berbicara banyak ketika dikonfirmasi atas hal ini.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved