Sumut Terkini

Komestik Diduga Palsu Beredar di Kota Binjai, Kapolres: Dicek Sat Reskrim

Aksi demo mendesak agar Disperindagnaker Kota Binjai turun ke lapangan menyelidiki adanya dugaan produk kosmetik palsu. s

Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Ayu Prasandi
HO
Koalisi Mahasiswa dan Masyarakat Binjai-Langkat Bersatu saat diterima Disperindagnaker, Rabu (17/7/2024).  

TRIBUN-MEDAN.com, BINJAI - Kabar mengejutkan terjadi di Kota Binjai, Sumatera Utara. Pasalnya kosmetik atau zat rias yang merupakan produk kecantikan diduga palsu beredar di Kota Binjai. 

Hal ini terungkap saat koalisi mahasiswa dan masyarakat Binjai-Langkat mendemo Kantor Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Ketenagakerjaan Kota Binjai, Rabu (17/7/2024) kemarin. 

Aksi demo mendesak agar Disperindagnaker Kota Binjai turun ke lapangan menyelidiki adanya dugaan produk kosmetik palsu

Bahkan, produk kosmetik tersebut diduga ilegal karena beredar tanpa mengantongi izin dari Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).

Koordinator Aksi, Sutoyo menyatakan, produk kosmetik yang diduga palsu dan tidak mengantongi izin edar dari Balai BPOM diedarkan salah satu toko di Kota Binjai berinisial KK. 

"Jika instansi terkait tidak mampu mengungkap kasus ini, kami akan melakukan aksi jilid II di Polda Sumut," ujar Sutoyo, Jumat (17/7/2024). 

Dia menegaskan, pihaknya akan terus melakukan aksi unjuk rasa hingga semua tuntutan dipenuhi. 

Ditambah lagi, menurut dia, massa sudah mendapat intimidasi dan intervensi dari terduga pemilik atau bos toko yang mengedar kosmetik diduga ilegal atau palsu tersebut pada beberapa waktu lalu.

"Ya, kita akan terus melakukan aksi unjuk rasa sampai persoalan ini tuntas. Kami berharap agar pihak instansi terkait mampu bekerja secara maksimal, terlebih sudah adanya intervensi dan intimidasi dari pihak yang diduga owner atau pemilik toko KK kepada rekan kami. Ini sudah kami anggap sebagai upaya pembungkaman demokrasi," ujar Sutoyo. 

Sementara itu, Kapolres Binjai, AKBP Bambang Christanto Utomo mengatakan pihaknya akan melakukan penyelidikan terkait hal tersebut. 

"Saya akan cek kebenaran dugaan tersebut dan sekarang dicek oleh satreskrim (satuan reserse kriminal). Terima kasih konfirmasinya," ujar Bambang.

(cr23/tribun-medan.com) 

Update berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter   dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved