Berita Viral
GEGER Warga Satu Desa Pilih Bayar Denda Daripada Salat Jamaah di Masjid, Masjid Bahkan Digembok
Baru-baru ini, viral di media sosial satu warga desa lebih memilih bayar denda daripada salat jamaah di masjid.
TRIBUN-MEDAN.com - Baru-baru ini, viral di media sosial satu warga desa lebih memilih bayar denda daripada salat jamaah di masjid.
Tak hanya itu, saat bukan bulan ramadan, masjid tersebut bahkan digembok.
Hal ini terjadi di Desa Mandi Angin, Kecamatan Gumay Talang, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan.
Bagaimana tidak, masjid yang ada di desa tersebut tak menggelar salat tarawih.
Bahkan, masyarakatnya pilih bayar denda ketimbang diajak untuk salat berjamaah.
Awalnya diketahui, kehilangan sosok guru ngaji dan lama tidak adanya marbot masjid, sejak dua tahun terakhir, desa ini tidak lagi melakukan solat tarawih berjamaah di masjid yang ada di desa.
Saat bukan tiba, masjid tergembok dan tidak ada aktifitas peribadatan.
Kondisi ini menarik anggota DPRD Lahat, Nopran Marjani SPdi. Jumat malam (29/3/2024), langsung lakukan pemantauan ke Desa Mandi Angin, untuk membuktikan kebenaran terkait informasi tersebut.
Setiba di desa, persis ketika ibadah sholat Tarawih tengah berjalan, Nopran mala disambut oleh sejumlah bapak-bapak yang tengah asik nongkrong di pinggir desa.
Politisi Partai Gerindra Kabupaten Lahat ini pun, langsung menuju Masjid Mardhotillah yang tak begitu dalam masuk ke desa.
Kondisi masjid dalam keadaan tertutup, tak ada satu orangpun yang. menjalankan ibadah sholat tarawih.
"Saya kesini untuk memastikan laporan masyarakat, apa sebenarnya yang jadi persoalan masjid ini tidak menggelar solat tarawih. Apalagi kabarnya ini sudah berlangsung lama. Sehingga warga yang ingin sholat tarawih, terpaksa sholat ke masjid di desa lain," kata Nopran Marjani, Minggu (31/3/2024).
Dari hasil penelusuran, beragam alasan dilontarkan sejumlah warga kenapa Masjid Mardhotillah di Desa Mandi Angin tidak laksanakan sholat tarawih.
Nopran bahkan berkunjung ke kediaman kepala desa ini menanyakan perihal ini.
Sejumlah alasan ia dapatkan, mulai dari banyaknya warga yang berkebun, sehingga jarang pulang ke desa, sudah berkurangnya tokoh agama yang jadi tetua penggerak warga beribadah, hingga tidak adanya anggaran untuk memberi honor marbot menghidupkan kondisi masjid di desa.
viral di media sosial
Desa Mandi Angin
Satu Desa Pilih Bayar Denda Daripada Salat Jamaah
Tribun-medan.com
Sumatera Selatan
| Buntut Statement Ajakan Menjatuhkan Prabowo, Saiful Mujani Dilaporkan ke Polda Metro Jaya |
|
|---|
| Nasib Briptu BTS Rekam Polwan saat di Kamar Mandi Asrama, Polda Jateng Siapkan Sidang Etik |
|
|---|
| Kronologi Siswa SMP di Siak Tewas, Senapan Rakitannya Meledak Saat Ujian Praktik Sains |
|
|---|
| Fakta Anak Bunuh Ibu Kandung Sendiri, Dibakar Lalu Dimutilasi Perkara Kecanduan Judi Online |
|
|---|
| Janji Presiden Prabowo Ditagih Penyelesaian Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis Andrie Yunus |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/GEGER-Warga-Satu-Desa-Pilih-Bayar-Denda-Daripada-Salat-Jamaah-di-Masjid-Masjid-Bahkan-Digembok.jpg)