Medan Terkini
Medan Memasuki Musim Kemarau, Waspada Penyakit Ispa Meningkat, Kenali Gejalanya
kasus penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Atas (Ispa) di Rumah Sakit alami peningkatan yang cukup signifikan sejak awal Februari 2024.
Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Salomo Tarigan
TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN- Ketua Kerja Tim Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinas Kesehatan Kota Medan Edy Yusuf mengatakan, kasus penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Atas (Ispa) di Rumah Sakit alami peningkatan yang cukup signifikan sejak awal Februari 2024.
Hal itu disebakan kondisi cuaca di Kota Medan memasuki musim kemarau.
Menurut Edy, kasus penyakit Ispa ini banyak diderita oleh balita usia 1-5 tahun. Serta para lansia.
"Kasus penyakit ispa di Medan ini masih tergolong ringan bukan Ispa yang berat. Untuk jumlah kasusnya kita belum bisa mendata, karena kita melakukan pendataan penyakit per tiga bulan," ucapnya.
Selain kasus Ispa, kata Edy, penyakit musim kemarau yang banyak di Kota Medan itu Flu dan Batuk.
"Karena perubahan cuaca jadi penyakit flu batuk itu juga banyak," ucapnya.
Edy menjelaskan, ciri-ciri kasus penyakit Ispa berat seperti dada terasa sesak,demam dah badan terasa lemas
"Kalau Ispa ringan ini seperti sakit tenggorokan, sakit kepala dan nyeri otot," jelasnya.
Untuk itu, Edy mengimbau agar masyarakat Kota Medan ini khususnya untuk anak-anak menghindari aktivitas di luar rumah pada siang hari.
"Apabila keluar rumah gunakan masker dan alat safety kesehatan yang ketat. Seperti topi, jaket dan sepatu," katanya.
Selain itu, Edy meminta para ibu rumah tangga untuk memastikan anak-anaknya minum air mineral yang cukup.
"Selain itu, di musim kemarau ini kita imbau juga seluruh masyarakat Kota Medan menyediakan buah-buahan di rumah masing-masing," ucapnya.
Edy juga mengatakan, memasuki musim kemarau pihaknya juga telah mengingatkan seluruh tim kesehatan untuk teliti dalam memeriksa gejala pasien yang datang untuk berobat ke rumah sakit maupun puskesmas.
"Memang penyakit Ispa ini meningkat secara signifikan dan semua kasus yang ditemukan masih gejala ringan. Tetapi tetap kita waspada dan bergerak cepat agar kasus Ispa ini bisa alami penurunan," jelasnya.
(cr5/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter
| Pencurian HP dan Tablet Marbot Masjid di Medan Area Terekam CCTV, Pelaku Ditangkap Polisi |
|
|---|
| Pelaut Selingkuh dan Telantarkan Istri serta Anak-anaknya di Medan, Istrinya Kini Melapor ke Polisi |
|
|---|
| Kebakaran di Medan Marelan, 9 Unit Mobil Damkar Dikerahkan Padamkan Bangunan Panglong |
|
|---|
| Disdukcapil Medan Tetap Ramai di Hari Perdana WFH ASN, Layanan Adminduk Normal |
|
|---|
| Penurunan Penumpang Diprediksi Terjadi Satu hingga Dua Pekan ke Depan imbas Lonjakan Harga Avtur |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/akibat-batuk-penumpang-bus-diturunkan-akhirnya-meninggal-ternyata-bukan-karena-covid-19.jpg)